Developer Perumahan Ini Dilaporkan ke Polda Jambi



Rabu, 10 November 2021 - 10:55:28 WIB



JAMBERITA.COM - Polda Jambi menerima laporan kasus dugaan penipuan penjualan rumah Syariah yang dilakukan seorang pengembang perumahan Berlian Residence di Kenali, Kota Baru, Kota Jambi.

Dimana dalam kasus ini, korban mencapai 40 orang dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp1,6 miliar.

Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan, menghadapi baru menerima itu dan belum bisa berbicara banyak karena baru laporan yang diterima dari beberapa korban yang melaporkan kasus ini ke Polda Jambi untuk melanjutkan kasusnya.

"Nanti jika sudah selesai laporan para korban maka saya akan mempublikasikankan kasus ini, dan saat ini penyidik ??masih menerima laporan untuk korban," katanya, Rabu (10/11/2021).

Sementara itu Puluhan warga Kota Jambi yang menjadi korban penipuan pengembang perumahan itu melaporkan melaporkan kasusnya dan diperkirakan ada 40 orang yang menjadi korban kerugian mulai dari Rp20 juta-Rp120 Juta.

Dari keterangan Ita Rosita sebagai perwakilan para korban, yang melaporkan kasus-kasus tersebut ke Polda Jambi mengatakan total kerugian para korban mencapai Rp 1,6 miliar dan ada 40 orang yang diketahuinya telah menjadi korban pengembang itu.

"Untuk data yang pasti sudah ada 40 korban, dan rata-rata itu kalau kredit ada yang ambil DP Rp25 juta, dengan angsuran perbulan Rp 1 juta, dan ada yang beli lunas atau tunai sekitar Rp90 juta," katanya.

Jumlah korban masih bisa bertambah sebab diperkirakan masih ada korban yang tinggal di luar Kota Jambi dan belum ada data kami ulang. Untuk total uang yang masuk Rp 900 juta dari nasabah yang kredit pembelian rumahnya dan Rp 700 juta dari uang tunai nasabah.

Rosita mengaku mengalami kerugian sebesar Rp60 juta lebih, dengan DP sebesar Rp25 Juta lalu membayar angsuran sebesar Rp1 Juta per bulan selama 10 tahun, sedangkan angsurannya memasuki bulan ke-17 kali dan dirinya menyadari telah menjadi korban.

Setelah pihak perumahan tidak mengunjungi merampungkan bangunan rumahnya.

Lebih lanjut korban lainnya yang bernama Amiati, mengatakan dirinya sudah membuat laporan ke Polda Jambi. pada Selasa (9/11) dan polisi sudah meminta keterangannya dan dirinya mengalami kerugian Rp36 juta atas pembelian rumah di Berlian Reidance.

"Tadi kita diminta keterangan penipuan dan penggelapan dan nanti harus menghadirkan saksi dari keluarga bahwa saya pernah melakukan akad kredit di sana," katanya di Mapolda Jambi.

"Mudah-mudahan kasusnya bisa cepat terselesaikan dan bisa segera ditangani kepolisian daerah Jambi," harapnya.(afm)





Artikel Rekomendasi