JAMBERITA.COM - Aksi Mahasiswa di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi sempat memanas dan terlibat saling dorong dengan para petugas yang berjaga di pintu utama, Senin (8/11/2021).
Dimana Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi tersebut mendesak agar ada perwakilan baik dari DPRD, maupun Pemprov Jambi untuk dapat menyambut dan berdiskusi dengan mereka.
Karena Gubernur Jambi Al Haris masih berada di Sungai Penuh, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto di Jakarta dan Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo masih di Inggris, maka mahasiswa memilih untuk masuk ke ruang paripurna.
"Pak Gubernur hanya acara seremonial di HUT Kota Sungai Penuh, dibandingkan mendengarkan aspirasi. Maka disini kami memberi opsi biarkan kami masuk pak, untuk bawa keranda ke ruang paripurna," beber mahasiswa.
Keranda tersebut mereka anggap sebagai bentuk kritik kepada legislatif dan eksekutif, sebab sudah berapa banyak masyarakat, ataupun mahasiswa yang menjadi korban angkutan batu bara di jalan lintas Mendalo-Bulian.
Belum selesai berdiskusi dengan aparat keamanan, mahasiswa selanjutnya bersorak bertepuk tangan setelah melihat para petugas semakin bertambah berjaga di depan pintu utama Gedung DPRD Provinsi Jambi.(afm)
Selai Pinnea: Inovasi Nanas Sungai Gelam dan Wujud Nyata UNJA sebagai Kampus Berdampak
Kemenkum Jambi Harmonisasi Tiga Ranperda Tebo : Soal SPBE, Tarif PDAM dan Minol
Kemarin, Kanwil Kemenkum Jambi Sidak Kantor Notaris di Kerinci dan Sungai Penuh, Cek Pencegahan TPPU
Sebut Gubernur Jambi Tak Mengerti Antara Korporasi dan Kepentingan Rakyat, Mahasiswa: Saya Sedih
HMI Geruduk Kantor DPRD, Desak Gubernur Jambi Segera Wujudkan Jalan Khusus Angkutan Batubara
7 Ton Kopi Kerinci Tembus Pasar Global, Diekspor ke Kanada - Malaysia



