SAH Apresiasi Pemerataan Ekonomi Nasional di Bawah Kepemimpinan Prabowo



Minggu, 01 November 2026 - 13:44:27 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M., mengapresiasi arah kebijakan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai semakin mengedepankan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi hingga ke daerah.

Menurut SAH, pertumbuhan ekonomi tidak semestinya hanya diukur dari capaian angka secara nasional, tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, pemerataan investasi, penguatan sektor produktif, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan.

Ia menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 yang mencapai 5,29 persen secara tahunan (year-on-year) merupakan sinyal positif bagi perekonomian nasional. Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.

SAH juga menyoroti pemerataan investasi yang semakin terlihat. Realisasi investasi semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, dengan investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp507,8 triliun atau 50,2 persen dari total investasi nasional.

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia semakin memberikan ruang bagi daerah untuk tumbuh. Kita tidak ingin pertumbuhan hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi harus mampu menggerakkan seluruh potensi ekonomi dari Sumatera hingga Papua,” ujar SAH.

Menurutnya, pemerataan ekonomi merupakan salah satu semangat penting dalam kepemimpinan Presiden Prabowo. Pembangunan harus mampu membuka kesempatan yang sama bagi masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan, untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan.

Ia menambahkan, program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, penguatan UMKM, hilirisasi industri, serta pembangunan infrastruktur memiliki potensi besar dalam memperluas aktivitas ekonomi masyarakat.

SAH menilai program-program tersebut tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial atau pembangunan fisik, tetapi juga dapat menciptakan ekosistem ekonomi baru, membuka lapangan kerja, memperkuat rantai pasok, dan meningkatkan perputaran uang di daerah.

Bagi Provinsi Jambi, menurutnya, kebijakan pemerataan ekonomi nasional harus menjadi peluang untuk mengoptimalkan potensi daerah, khususnya sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, UMKM, dan industri pengolahan.

“Jambi memiliki potensi ekonomi yang besar. Tinggal bagaimana potensi tersebut diperkuat melalui investasi, hilirisasi, akses pembiayaan, peningkatan produktivitas, dan pembangunan infrastruktur. Dengan begitu, masyarakat daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku utama pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, SAH menegaskan bahwa kader Gerindra memiliki tanggung jawab untuk mendukung sekaligus mengawal kebijakan Presiden Prabowo agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi nasional terus dijaga melalui stabilitas ekonomi, penguatan daya beli, peningkatan investasi, serta pemerataan kesempatan usaha.

“Keberhasilan pembangunan bukan sekadar angka statistik. Ukurannya adalah ketika petani semakin sejahtera, UMKM berkembang, lapangan kerja semakin terbuka, desa menjadi produktif, dan kesenjangan antarwilayah semakin berkurang. Inilah esensi pemerataan ekonomi yang terus kita harapkan terwujud di era Presiden Prabowo Subianto,” tutupnya.(*)





Artikel Rekomendasi