JAMBERITA.COM - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi menggeruduk kantor DPRD Provinsi Jambi di kawasan Telanaipura, Senin (8/11/2021).
Kedatangan mereka adalah ingin menemui Ketua DPRD Provinsi Jambi beserta Gubernur Jambi Al Haris untuk menuntut kejelasan jalan khusus angkutan batu bara yang melintas di jalan Mendalo-Bulian.
Pasalnya menurut mereka, sudah banyak masyarakat serta mahasiswa yang menjadi korban meninggal dunia karena terlindas truk batubara tersebut.
"Tuntutan kita adalah untuk mendesak Pemprov Jambi segera merealisasikan jalan khusus angkutan batu bara dan truk minyak memperjelas regulasinya," tegas salah satu mahasiswa yang berorator.
HMI juga mendesak Kapolda Jambi untuk segera membuat pos pengawasan dalam menertibkan operasional truk angkutan batu bara.
"Sembari pengerjaan jalan khusus tersebut belum selesai kami meminta Gubernur Jambi mengeluarkan Pergub tentang jam operasional angkutan batu bara di atas jam 21.00 - 05.00 WIB," jelasnya.
Selanjutnya, Kohati HMI Cabang Jambi Susi Rahayu, juga menyampaikan aspirasinya. Ia mengatakan kedatangan mereka adalah sama dan satu suara. Terlebih baru-baru ini ada salah satu Mahasiswa menjadi korban truk batubara.
"Disitu pusat pendidikan di provinsi Jambi ada dua 2 kampus disana, namun saat ini banyak truk-truk yang melintas Pemprov Jambi harus tegas dalam hal ini, Pemprov Jambi tidak memperdulikan itu," pungkasnya.(afm)
Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK usai ditetapkan tersangka TPPU
Febrie merasa dikriminalisasi usai ditetapkan tersangka TPPU
Pemprov Jambi Gelar Rakor Persiapan Pembangunan Tol Jambi–Rengat Fase I
Mentan Lepas Komoditas Pinang Biji ke Pakistan, Al Haris : Jambi Siap Kembangkan Sektor Pertanian
Tanoto Foundation Dukung Penyiapan Calon Guru Berbudaya Perbaikan Kualitas Berkelanjutan
Pemprov Jambi Gelar Rakor Persiapan Pembangunan Tol Jambi–Rengat Fase I



