JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo melepas Ekspor Komoditas Pertanian CV. Indokara Pinang Biji, tujuan Karachi Pakistan sebanyak 16 Kontiner (288 Ton) senilai Rp8,95 Milyar.
Pelepasan tersebut berlangsung di Jln. Suak Kandis Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi dan sekaligus melakukan Peninjauan Agro Wisata Lokasi Sentra Produksi Nanas Tangkit Baru, Kabupaten Muaro Jambi (6/11/2021).
"Ekspor pinang biji senilai Rp 8,95 miliar itu dilakukan CV. Indokara setelah empat tahun sempat terhenti dan kini baru dibuka kembali oleh negara, jujur ini kejutan bagi saya, di mana Provinsi Jambi punya kelebihan dengan hasil komoditas pertanian, khususnya pinang," katanya.
Harga pinang yang mahal, bisa mendongkrak perekonomian Jambi dan Kementerian Pertanian (Kementan) akan mendorong pengelolaan pinang di Jambi secara bertahap. "Nanti akan saya laporkan ke Presiden langsung, mungkin dalam dua hari ke depan akan mendapat respons," terangnya.
Mentan Syahrul juga memperhatikan masih tradisionalnya alat yang digunakan mengolah pinang. "Saya rasa ini juga menjadi perhatian Presiden, semoga mendapat respons dengan cepat juga," katanya.
Ia mengatakan dengan pengelolaan yang baik, maka akan menghasilkan buah pinang yang baik, sehingga tidak mudah jamuran."Yang terpenting perlakuan pinang agar tidak berjamur, sehingga tujuan negara ekspor kita tidak menolak dan mau menerimanya," tuturnya.
Mentan Syahrul mengaku baru pertama kali melihat pengelolaan pinang dengan sederhana dan menghasilkan ekspor yang tinggi seperti yang dilakukan pengusaha Jambi yakni Hasanudin yang mengekspor produknya ke Pakistan.
Untuk itu dirinya berharap efektivitas lahan pertanian tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pemerintah Daerah (Pemda) memfasilitasi hilirisasi produksi nanas, sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk buah segar saja, namun juga diproduksi produk olahan nanas.
"Di luar negeri nanas memiliki nilai jual yang cukup tinggi, saya kira ini bisa diekspor menjadi salah satu produk pertanian unggulan di Jambi, namun perlu konsentrasi yang tinggi dari Pemerintah Daerah -nya," terangnya.
Sementara itu Gubernur Al Haris mengungkapkan, dari Kunjungan kerja Mentan sejak (5/11/2021) itu ada beberapa catatan yang diajukan Pemprov Jambi kepada Pemerintah Pusat melalui Mentan.
"Kita mempunyai beberapa gudang pinang yang siap ekspor, tetapi kita belum mempunyai laboratorium pangan, karena ini sangat berpengaruh besar terhadap kesehatan, sehat tidaknya barang yang kita ekspor, harus ada Lab, laboratorium ini tadi Insya Allah Pak Menteri setuju," katanya.
Kemudian Al Haris juga mengatakan bahwa dirinya juga menyampaikan kepada Mentan bahwa Jambi bisa ekspor dalam 12 ribu kontainer, tetapi saat ini hanya bisa memenuhi 6 ribu kontainer, artinya masih kurang dari separuhnya.
"Itu kita minta solusinya pada Mentan," ujarnya, Selain itu Al Haris juga melaporkan bahwa Jambi sudah siap areal lahan untuk di tanam kembali.
"Tadi saya juga menyaksikan penandatanganan Fakta Integritas dengan isinya bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dengan Kementerian Pertanian RI menyatakan komitmen bersama dalam pengembangan sektor pertanian," ungkapnya.
Fakta integritas tersebut yaitu, Pengembangan Gerakan Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (GP-PSR) di Jambi minimal 18.000 hektar pertahun dan pinang seluas100 hektar di tahun 2021 serta memaksimalkan penanaman jagung di lokasi eksisting dengan program reguler.
Juga perluasan lahan jagung di lahan sawit pada tahun 2021/2022 seluas 10.000 hektar dengan lahan reguler maksimum dan Implementasi integrated farming berbasis jagung 20 hektar di setiap Kabupaten/Kota. "Intinya Pemprov Jambi siap pembangunan pengembangan sektor pertanian," pungkasnya.(afm)
DPW APPSI Jambi 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunan Kepengurusannya
Langka! Kursi Bendum Jadi 'Primadona' di Muswil III APPSI Jambi Sampai Spanduk Diganti Berkali-kali
Basket Pelajar DBL Jambi Menuju Training Camp Nasional, Dispora Harapkan Regenerasi Prestasi
Tanoto Foundation Dukung Penyiapan Calon Guru Berbudaya Perbaikan Kualitas Berkelanjutan
Dispora Apresiasi Atletik Jambi Masuk 5 Besar Laga Peparnas XVI Papua
Patroli Gabungan, Angka Kriminalitas Geng Motor di Jambi Menurun


Lantik APPSI Jambi, Sudaryono Tegaskan Pengurus Harus Kerja Nyata: Jangan Kebanyakan Jadi Mandor!



