Oleh: M. Raudy*
Lentera kecil hanyut dalam seribu doa
Terbang membawa mimpi pemuda
Merajut asa demi cita-cita
Sang pinggiran bangsa
Kami anak pinggiran bangsa
Yang dicap rumput liar tak berguna
Yang direndahkan karena rupiah
Yang diasingkan dan tak berdaya
Kami anak pinggiran bangsa
Berusaha mencari nafkah
Bergelut dengan dinginnya udara
Dengan sukma yang bergejolak
Namun..
Kau berdiri dibalik kuasa
Mengendali tanpa rasa
Dan tidur beralaskan bulu angsa
Kami anak pinggiran bangsa
Berdiam diri dan mengarti
Dengan senyum perih yang menepis jiwa.(*)
Danrem 042/Gapu Turun ke Lokasi Padamkan Karhutla di Tanjabtim



