JAMBERITA.COM - Mabes Polri mengelar Lomba Bhayangkara Mural Festival secara nasional yang diikuti dari 34 Provinsi termasuk di Provinsi Jambi sekaligus dalam rangka HUT Humas Polri ke 70 Tahun, Sabtu (30/10/2021).
Khususnya di Jambi berlangsung di lapangan Indoor Tenis Lapangan di kawasan Kota Baru Jambi, yang diikuti 15 peserta, terdiri dari 2 peserta dari Merangin, dan 1 peserta dari kabupaten Batanghari dan selebihnya dari Kota Jambi.
Sub 5 tema yang diusung, mulai dari peduli sesama di masa Pandemi Covid-19, bersama menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes), Indonesia sehat dan kuat, bebas dari Covid-19 dan bersama menjaga Indonesia.
Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan R mengatakan, Polda Jambi mengadakan lomba mural untuk dalam rangka HUT ke 70 Humas Polri, yang kedua memiliki kreativitas para peserta yang membuat coretan-coretan ataupun lukisan.
"Ini kita coba salurkan agar lebih kreatif, dengan demikian kita akan menyampaikan kepada masyarakat bahwa mural itu tidak semuanya baik, tetapi juga dibutuhkan dalam rangka membangun kreativitas anak bangsa sama menjaga kesatuan republik Indonesia ini," tuturnya.
Menurut Wakapolda, Dalam kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh peserta dari 34 jajaran Polda di Indonesia secara serentak. "InsyaAllah dengan berbekal kreativitas yang ada sama-sama kita bisa meningkatkan kegiatan positif yang berada di masyarakat," ujarnya.
Wakapolda juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota dan seluruh hadirin sudah mendukung kegiatan ini."Sama-sama kita dukung dan kita berdayakan semua potensi yang ada di masyarakat kita khususnya dalam bidang seni melukis dan sebagainya," jelasnya.
Pantauan di lapangan tenis di Kota Jambi beberapa peserta yang mengikuti festival mural ini, mulai melukis dengan menuangkan pesan dan kesan terkait penanganan Covid-19.
Seperti misalnya peserta dari Kabupaten Merangin, Rio Febrian bersama rekannya melukiskan tentang Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berjibaku menjadi garda terdepan penanganan pasien Covid-19.
"Ini menggunakan gambar sosok Nakes sedang dengan tulisan "kamu di rumah saja, biar kami yang berjuang" dengan tujuan agar mural ini dapat menyadarkan masyarakat dan mengurangi beban Nakes," ujarnya.
Menurut rekan Rio Febrian, kabupaten Merangin sendiri pernah menjadi Zona Merah Covid-19 dan kegiatan sekolah hanya berani, sedangkan Nakes terbatas.
Selanjutnya peserta dari Universitas Islam Negeri (UIN) Riska Tamara bersama Rahma Septiani juga menyampaikan ekspresinya melalui lukisan yang mereka buat dalam festival bhayangkara mural tersebut.
"Ini ada gambar anak kakak adik yang membuktikan, yang menyuarakan agar masyarakat patuh terhadap Prokes, nah untuk orang tua kita juga harus menjalankan Prokes, meskipun kasus sudah melanda sekarang ini, jangan lengah," pungkasnya.(afm)
SAH Apresiasi Sukses Haji 2026, Sebut Gagasan Presiden Prabowo Terbukti Tepat
Harga BBM Non Subsidi Dex Series Turun, Berikut Penyesuaiannya hingga Pertamax Turbo 1 Juni 2026
Hari Kesaktian Pancasila, SAH Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila
Maraknya Geng Motor, Wakil Ketua Muhammadiyah: Akibat Bebasnya Penjualan Miras
SAH minta pemerintah Tak Setengah Hati Bantu Turunkan Harga Tes Swab PCR
Gelar Vaksinasi Massal, Yonif Raider 142 Ksatria Jaya Juga Beri Sembako ke Warga



