Lahan Di Lokasi Ilegal Driling yang Terbakar Barhasil Dipadamkan



Rabu, 27 Oktober 2021 - 14:00:15 WIB



JAMBERITA.COM - Lokasi Sumur minyak ilegal yang terbakar pada 18 September 2021 di Km 51 Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari akhirnya bisa dipadamkan.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto membenarkan bahwa api berhasil dipadamkan. "Informasi yang disampaikan dari personel yang melaksanakan pengamanan, bahwa Api padam Selasa tanggal 26 Oktober 2021 pukul 08.45 Wib," katanya, Rabu (27/10/21).

Padamnya api tersebut setelah dilakukan upaya mitigasi selama 39 hari oleh tim gabungan Pertamina, PT.AAS, TNI/POLRI, Pemda, BPBD dan instansi terkait. Padamnya api tersebut dengan berbagai upaya yaitu dengan melakukan Water Bombing, melokalisir daerah kebakaran agar tidak meluas, membuat akses jalan, dan menyiapkan embung air untuk penyemprotan.

"Selama dua hari terakhir dilakukan upaya pemadaman yang cukup intensif dengan menyemprotkan Water Foam dan upaya Cementing yakni menyemprot lobang sumber minyak yang terbakar dengan Semen Cair agar pori-pori tanah dapat tertutup dan gas serta minyak tidak keluar kembali," bebernya.

Mulia menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi disana yaitu karena tidak adanya akses jalan yang menuju ke TKP Kebakaran sehingga perlu membuat jalur akses menggunakan excavator, kendala cuaca yang tidak menentu dan lokasi yang cukup jauh di tengah hutan.

"Agar kejadian tidak terulang, maka penjagaan wilayah lokasi KM 51 akan diperketat dan jalur akses ke lokasi akan diputus dengan maksud agar tidak ada lagi orang yang melakukan pengeboran minyak ilegal di lokasi tersebut," jelasnya.

Saat ini masih dilakukan upaya pendinginan dengan menyiram lubang subur dengan waterfoam untuk memastikan TKP sumur ilegal yang terbakar tidak kembali muncul api dan lokasi masih terus dipantau serta personil masih Standby di Posko.

 "Selanjutnya untuk upaya reboisasi di lokasi tersebut, saat ini masih dibahas bersama Pemda dan instansi terkait sehingga pemulihan lokasi bekas terbakar tersebut dapat kembali pulih," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi