Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Batanghari Berjalan Aman dan Terkendali



Jumat, 22 Oktober 2021 - 12:01:03 WIB



JAMBERITA.COM - Pandemi Covid-19 masih menyisakan kewaspadaan, namun semangat dalam menghelat pesta rakyat tetap terlaksana dengan aman dan lancar.

Begitu kiranya gambaran suasana pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kamis (21/10/2021) di tiga kabupaten di Indonesia, termasuk Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Penelusuran secara virtual dilaporkan bahwa, Pilkades Batanghari berada di 60 desa, tersebar di 8 kecamatan dan sampel pemantauan secara berurutan adalah Desa Sungai Buluh Kecamatan Muara Bulian.

Ini sesuai dengan regulasi melalui Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa dan Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Wabah Corona Virus Disease 2019.

Dalam penyelenggaraan Pilkades yang di dalamnya telah mengatur mengenai penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dan pembatasan DPT maksimal 500 orang per-TPS. Keadaan terkendali dan dalam penanganan Covid-19 juga telah dinyatakan dalam Surat Bupati Batanghari Nomor 141/6237/DPMD (1/10/2021) hal kesiapan pelaksanaan Pilkades Serentak.

Sekda Kabupaten Batanghari Muhammad Azan menyatakan, bahwa Kabupaten Batanghari masuk pada level 2, lalu pada Pilkades tahun ini, tercatat jumlah TPS sebanyak 278 dengan DPT sebanyak 84.085 orang. 

“Untuk metode pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Batanghari adalah manual pada 59 desa dan e-voting baru pada satu desa,” katanya melalui rilis Diskominfo Provinsi Jambi, yang diterima media ini, Jum'at (22/10/2021).

Selain Batanghari, Pilkades serentak juga dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau dan Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi sampel yakni Desa Karya Tani Kecamatan Kempas dan Desa Pongkar Kecamatan Tebing.

Kabupaten Indragiri Hilir berlangsung di 96 desa yang tersebar di 19 kecamatan dan Kabupaten Karimun di 8 desa tersebar di 5 kecamatan.

Keadaan juga terkendali dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir pun telah dinyatakan oleh Bupati Indragiri Hilir melalui surat Nomor 140/DPMD-PEMDES/1344.90 , (11/10/2021) hal Kesiapan Pilkades Serentak.

Sementara Pilkades serentak di Karimun juga sudah menyesuaikan regulasi melalui Peraturan Bupati Nomor 16 Tahun 2021 yang di dalamnya telah mengatur mengenai penerapan protokol kesehatan dan pembatasan DPT maksimal 500 orang per TPS. 

Selain itu, keadaan yang terkendali dalam penanganan Covid-19 telah dinyatakan oleh Surat Bupati Karimun Nomor 411/DPMD/187/10/2021 (11/10/2021) hal Kesiapan Penanganan Covid-19 di Desa Lokasi Pilkades Serentak.

Bupati Indragiri Hilir Drs. H. Muhammad Wardan menyampaikan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir masuk pada kondisi level 3, dan terdapat sebanyak 617 TPS dengan jumlah DPT adalah 175.929 orang."Kabupaten Indragiri Hilir dengan metode manual di 95 desa dan e-voting di satu desa,” ujarnya.

Sedangkan Kabupaten Karimun, menurut Asisten I Setda Kabupaten Karimun Drs. Muhammad Tang saat ini masuk pada level 1 dengan kondisi parameter pengendalian Covid-19 berjalan baik.

Jumlah TPS di Kabupaten Karimun sebanyak 40 dengan DPT sebanyak 10.484 orang. “Sementara ini, Kabupaten Karimun keseluruhan desa pelaksana menggunakan metode manual,” tuturnya.

Untuk diketahui, sebelum pelaksanaan Pilkades serentak dengan metode e-voting baik di Kabupaten Batanghari dan Indragiri Hilir, dan Karimun. Itu pihak Pemkab telah mengadakan bimbingan teknis kepada panitia dan sosialisasi kepada masyarakat.

Direktur Fasilitasi Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa Dr. Paudah turut hadir dalam agenda ini bersama peserta virtual lainnya. Dilaksanakan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Pemdes Kemendagri).

"Semoga Pilkades hari ini melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang Amanah dan berintegritas, aamiin,” harap Paudah.

Hadir pula, mereka dari perwakilan Kementerian/Lembaga lainnya, yaitu Ditjen Bina Keuangan Daerah, Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Polri/TNI, BNPB, Kemenko Bidang Perekonomian, BPKP, Kemenkomarinves, Kemenkes, Kemendes PDTT, dan Kemenkeu.

Bupati Indragiri Hilir, Sekda Kabupaten Batanghari, Asisten I Setda Kabupaten Karimun, Unsur Pengamanan dan Satgas Covid-19 Kabupaten untuk melaporkan persiapan baik aspek logistik, keamanan, Prokes maupun lainnya. Sekaligus juga Kepala Dinas PMD Kabupaten selaku pelaksana Pilkades serentak.(afm)





Artikel Rekomendasi