Kinerja PLN Buruk, Bupati Anwar Sadat Minta Ganti Pejabat PLN Kualatungkal



Rabu, 29 September 2021 - 10:43:11 WIB



JAMBERITA.COM - Buruknya kinerja pelayanan PLN banyak dikeluhkan para pelanggan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Keluhan yang dialamatkan ke ULP PLN Kualatungkal bukan hanya terkait persoalan rutinnya pemadaman tak beraturan listrik PLN. Sehingga mengakibatkan banyaknya peralatan elektronik milik warga rusak.

Namun cara pihak PLN mengingatkan pelanggannya supaya membayar listrik tepat waktu juga dinilai over acting dengan membawa aparat sebagai pendamping petugas PLN dengan ancaman menyegel hingga mencopot amper listrik jika telat bayar tagihan listrik.

"Inikan baru bulan berjalan tagihan bulan September, belum lewat bulan September tapi surat ancaman pemutusan listriknya sudah diselip di pintu rumah kita," ungkap warga Kualatungkal, Desi, Rabu (29/9/21).

Buruknya kinerja pihak PLN Kualatungkal yang saat ini dipimpin Rizki Tungguan ini sampai ke meja Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat, M.Ag, mendengar banyaknya keluhan warga dan sikap apatis pihak PLN terhadap keluhan warga membuat geram bupati.

Bupati dengan tegas meminta adanya perbaikan birokrasi di PLN ULP Kuala Tungkal agar kedepannya koordinasi berjalan dengan baik.

“Kalau bisa diganti birokrasinya, karena yang selama ini sulit untuk berkoordinasi," tegas Bupati Anwar Sadat di hadapan manajemen PT PLN (Persero) unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Tengah, Ferdyan Hijrah saat melakukan audiensi.

Bupati mengatakan bahwa Pemkab Tanjab Barat sudah membuka pintu seluas-luasnya untuk hearing dan koordinasi terkait kelistrikan di Tanjabbar, akan tetapi kata dia sampai saat ini belum ada tanggapan yang berarti.

"Ini kita sampaikan bertujuan untuk meminimalisir gejolak dan polemik yang ada di tengah masyarakat di Tanjabbar. karena adanya kerugian yang dialami masyarakat mengingat PLN ini adalah pelayanan yang paling mendasar, butuh perhatian betul,” kata bupati, mengingatkan.

Menanggapi hal ini, manajemen PT PLN (Persero) unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Tengah, Ferdyan mengatakan pihaknya menjanjikan akan membangun jaringan listrik 150 KV di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk mengatasi persoalan lampu byarpet di Tanjab Barat.

Jaringan listrik 150 KV tersebut nantinya akan dibangun 83 tower di dalam kawasan Hutan Produksi ( HP ) di wilayah Tanjung Jabung Barat. (Henky)



Artikel Rekomendasi