JAMBERITA.COM- Bukan Perkara mudah di tengah wabah pandemi Covid-19 yang sedang menerjang seperti saat ini menggelar hajatan besar yang berpotensi menimbulkan kerumunan manusia.
Namun, Bupati Tanjung Jabung Barat, KH Anwar Sadat, tetap bersikukuh berpendirian tegas "Hajatan Besar" Musabaqoh Tilawatil Qur'an ke-50 Tingkat Provinsi Jambi tetap akan digelar di Bumi Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, pada 30 September - 8 Oktober 2021 nanti.
"Jika tidak sekarang maka kita harus menunggu 11 tahun lagi ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ," kata KH Anwar Sadat, sembari merapikan kain sarungnya, Minggu (26/9/21).
Diprediksi sekitar 1500 hingga 2000 orang baik para kafilah maupun tamu lainnya dari luar daerah akan datang masuk ke dalam Kota Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat.
Sebagai Kepala Daerah ia sadar ada potensi resiko dan tentunya tidak mudah menggelar hajatan besar di tengah wabah virus Covid-19 yang sedang melanda dan bisa mengancam siapa saja, dan kapan saja tertular virus mematikan tersebut.
Hanya saja, KH Anwar Sadat yang juga putra Syekh M Ali Wahab pendiri Ponpes Al Baqiyatush Shalihat itu mengatakan, selain melakukan ikhtiar batin dengan memanjatkan doa keselamatan. Ia dengan dibantu bawahannya pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satgas Covid-19 saling bahu-membahu mempersiapkan segala sesuatu yang diyakini bisa mencegah terjadinya penularan virus corona. Apalagi jika sampai muncul klaster MTQ.
“Alhamdulillah, kemarin pak Kapolda Jambi berkunjung ke Kabupaten Tanjab Barat dalam rangka meninjau persiapan. Beliau mengapresiasi kesiapan kita sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan MTQ ini,” kata KH Anwar Sadat.
Selain melakukan penyekatan dan pemeriksaan ketat surat keterangan negatif Covid-19 dan sertifikat vaksinasi di pintu masuk Kota Kuala Tungkal, Tanjab Barat, rombongan kafilah yang akan masuk. Pemkab Tanjab Barat juga menggenjot vaksinasi massal.
Bupati KH Anwar Sadat, mengatakan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat pengarahan dan apresiasi dari panglima TNI, Kapolri dan Gubenur menyangkut progres vaksinasi. Saat ini untuk target progres vaksinasi nasional adalah 40 persen, sementara Tanjab Barat sudah mencapai kisaran angka 36persen. Untuk mencukupi kekurangannya akan diupayakan menggenjot pelaksanaan vaksinasi yang saat ini sudah mulai menyasar kalangan remaja usia 12 - 17 tahun.
Meski sempat tiga kali masuk ke dalam kategori zona merah, lalu zona orange, akhirnya kini berhasil masuk ke zona hijau.
Bupati Tanjab Barat, KH Anwar Sadat, mengatakan keberhasilan menekan sebaran Covid-19 ini tak lepas berkat sinergi dan saling bergotong-royong antara Satgas Covid-19, Pemkab Tanjab Barat, Kodim 0419/ Tanjab dan Polres Tanjab Barat.
"Kurva kita saat ini sudah melandai, ini ditunjukkan dengan data yang terdampak covid-19 sudah jauh menurun, yang dirawat tinggal 12 orang, Isoter 5 orang dan Isoman 23 orang,” ujar KH Anwar Sadat, sembari melontarkan senyum.
Lalu, terkait pemondokan kafilah akan dicek dan dipastikan daya tampungnya sudah sesuai agar tidak ada kerumunan.
Didirikan posko di setiap pemondokan dan teknis di pemondokan dipastikan sesuai protokol kesehatan yang menjadi tanggung jawab OPD yang telah ditunjuk.
Selain itu, Kafilah yang sudah membawa surat keterangan negatif covid-19 dan menunjukan sertifikat vaksin, sesampai di Kota Kuala Tungkali akan dites random sebanyak 20 persen dari jumlah kafilah per kabupaten dan Kota.
Ada empat tempat yang menjadi isolasi terpadu meliputi BLK, Balai adat, Puskesmas 2, Pustu Terjun Jaya mampu menampung sekitar 120 pasien covid-19. Semua fasilitas di tempat isolasi dilengkapi sekat kamar, fasilitas wifi, televisi, AC dan minyak genset.
Pelaksanaan MTQ nantinya dengan memaksimalkan IT untuk menghindari kerumunan seperti penyiapan live streaming saat perlombaan. Sementara perlombaan sendiri hanya akan digelar pada siang hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
"Ya, meski sedikit agak repot. Setelah ikhtiar yang kita lakukan ini. Insyaallah kita optimis pelaksanaan MTQ ke-50 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan berjalan dengan baik dan lancar serta mudah-mudahan tidak menimbulkan klaster MTQ," pungkasnya, dengan nada suara dan raut wajah optimis. (Hengki)
BKSDA Akan Turunkan Tim Cek Kebenaran Warga Diterkam Harimau
Jalan Berlumpur hingga Sebabkan Kecelakaan, Warga Minta PT CPK Bertanggung jawab
Dapat Kabar Kebakaran, Bupati Merangin Langsung Berikan Bantuan Desa Bukit Perentak
Wagub Sani: 5 Ranperda Inisiatif DPRD Beri Manfaat Positif dan Dorong Kelancaran Penyelenggaraan Pem

