Presma UMT Desak Presiden RI Hadirkan Solusi Soal Nasib 57 Pegawai KPK



Senin, 27 September 2021 - 22:02:54 WIB



JAMBERITA.COM - Presiden Mahasiswa (Presma) UMT Mahes Fahlevi mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dapat menghadirkan solusi terhadap pengawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

"Sebagai mitra solutif pemerintah, kami meminta Presiden Joko Widodo agar merancang dan mempertimbangkan terkait dengan nasib 57 pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan sebagai syarat alih fungsih menjadi ASN," ujarnya, Senin (27/9/2021).

Menurut nya, hasil tes wawasan kebangsaan tak semerta-merta bisa lolos serta menjadi hendaknya masukan untuk langkah perbaiki KPK, baik terhadap individu maupun institusi KPK. "Saya berharap presiden mampu menghadirkan keputusan dan kebijakan konkret yang bisa menjadi jalan keluar yang baik bagi penguatan pemberantasan korupsi," ujarnya.

Untuk itu, Mahes meminta presiden Jokowi tetap mempertimbangkan ketentuan perundang-undangan, termasuk Peraturan Menpan RB Nomor 37 Tahun 2018 Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS dalam membuat keputusan.

Sebagai pemimpin bangsa, tentu komitmen dalam penguatan pemberantasan korupsi harus menjadi salah satu agenda utama yang harus diwujudkan. "Tentu kami sangat mengapresiasi sikap Jokowi soal nasib 57 pegawai yang tak lulus TWK," tuturnya

Mereka mengapresiasi Presiden Jokowi. Karena terkait Pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi menunjukkan bahwa Presiden peduli dan ingin meletakkan segala sesuatunya sesuai koridor hukum atau undang-undang yang berlaku, terkait proses asesmen ASN pegawai KPK.

"Nalar kritis kita sebagai mahasiswa harus tetap berjalan, apa yang menjadi buah pikiran kita wajib kita suarakan namun tetap melalui cara-cara yang santun dan tidak mencederai perjuangan seluruh stake holders yang sedang berjuang memerangi pandemi Covid-19 hingga saat ini," tegasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi