JAMBERITA.COM- Jalan kumpeh yang rusak parah bakal mulus. Ini setelah usulan perbaikan jalan diakomodir dalam APBD Perubahan. Ini terungkap dalam pandangan Fraksi Golkar yang dibacakan Ivan Wirata dalam Rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi pada Rabu (22/9/2021).
Ia mengatakan, menyikapi Usulan Gubernur pada sambutan Nota pengantar Perubahan RAPBD Provinsi Jambi untuk mengalihkan sisa anggaran penyertaan modal pada bank Pembangunan daerah yang belum disepakati, untuk rehabilitasi ruas jalan Kumpeh, Pemeliharaan jembatan sebanyak 15 unit, rehabilitasi jalan melalui penanganan rutin swakelola, pengadaan tanah akses Ujung Jabung dan normalisasi sungai.
"Terutama perbaikan ruas jalan kumpeh simpang talang pudak sampai Suak Kandis. Ini saya semangat membacanya karena soal jalan kumpeh. Berdasarkan SK Gubernur sepanjan 67.42 Km, mengalami rusak berat sepanjang 12,7 Km, rusak ringan sepanjang 12,9 km, yang harusnya waktu jarak tempuh jalan tersebut bisa 1 Jam perjalanan, sekarang kondisinya jarak tempuh bisa sampai 4 jam perjalanan," katanya.
Ia sudah merasakan langsung dampak rusaknya jalan tersebut lumpuhnya sektor ekonomi masyarakat terutama dalam menjual hasil perkebunan dan perikanan. Karena jika ini terealisasi maka ini bisa membantu masyarakat keluar dari kemiskinan.
"Maka kami fraksi partai Golkar sepenuhnya mendorong realisasi peralihan anggaran tersebut pada Perubahan RAPBD TA. 2021," katanya.
"Kemudian Kami Berterima kasih atas di akomodirnya usulan kami di perubahan RAPBD Tahun 2021, perencanaan desain Pembangunan turap sungai kumpeh di kelurahan tanjung, yang kondisi nya sangat memprihatinkan bersebelahan dengan jalan dan tempat pemakaman umum, jika ini tidak segera di realisasikan bisa menyebabkan jalan dan pemakaman tersebut," pungkasnya.(*/sm)
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi
Heboh! Terdakwa Dirtek dan Manajer ULP PDAM Tirta Mayang Diduga Jadi Tumbal?
Muswil VI KAHMI Provinsi Jambi Digelar 25 September, Ahmad Riza Patria Dijadwalkan Hadir
FE Unja Gelar Pengabdian Bantu Kuatkan Usaha Mikro Penerima PKH di Kecamatan Jambi Timur
Tim Pengabdian FE Unja Motivasi Ibu-Ibu Penerima PKH di Telanaipura untuk Berwirausaha Lewat KUBE
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

