JAMBERITA.COM - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs H Anwar Sadat, M.Ag mewanti-wanti jangan sampai terjadi klaster baru pada pelaksanaan Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Selaku tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-50 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang akan digelar pada tanggal 30 September hingga 7 Oktober 2021 mendatang. Bupati Anwar Sadat mengatakan mengingat kondisi pandemi saat ini, Pemkab Tanjab Barat akan berusaha menekan potensi sebaran covid-19 dengan memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi dan menghindari terjadi saat MTQ di Kota Kualatungkal, Tanjab Barat, Jambi.
Bahkan, sesuai saran dari Pemerintah Provinsi Jambi, Pemkab Tanjung Jabung Barat akan melaksanakan lockdown selama satu minggu, kemudian menutup akses menuju kota Kuala Tungkal baik jalur darat maupun laut dan melaksanakan vaksin dan pengujian secara masif.
Sementara untuk dalam Kota Kuala tungkal sendiri akan Karantina wilayah mulai tanggal 23 September 2021 - 8 Oktober 2021.
"Ini sebagai bentuk ikhtiar kita agar jangan sampai terjadi klaster baru pada pelaksanaan MTQ nanti," kata Bupati Tanjab Barat, Drs H Anwar Sadat, M.Ag, Kamis (19/8/21).
Pelaksanaan perlombaan MTQ selanjutnya akan dilanjutkan dengan bupati, juga akan digelar hanya pada siang hari dan ditiadakan kegiatan pada malam hari. Untuk jadwal perlombaan MTQ dilaksanakan mulai dari jam 08.00 WIB hingga jam 17.00 WIB.
Untuk menghindari terjadinya pembukaan MTQ dan penutupan MTQ akan dilaksanakan secara sederhana dan terbatas kegiatan pawai dan bazaar.
Sementara semua peserta kafilah dari Kabupaten dan Kota masing-masing sebelum berangkat menuju Kabupaten Tanjung Jabung Barat dipastikan sudah menjalani tes PCR, dan sebelum masuk ke Kota Kuala Tungkal dilakukan tes antigen lagi.
Kegiatan penyambutan Kafilah dari Kabupaten lain nantinya akan dilakukan secara bertahap.
Tahap pertama untuk kafilah dari Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Merangin, Kabupaten Sorolangun, Kabupaten Tebo dan Kabupaten Bungo dilaksanakan pada tanggal 30 September di Balai Adat. Sedangkan tahap kedua, untuk kafilah dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi akan dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2021 ditempat yang sama.
Pembatasan pendamping Kafilah dilakukan dengan maksimal 18 orang di luar tim kesehatan dan armada tangki. Seluruh rombongan kafilah bebas covid dengan menunjukkan hasil tes PCR, dan membatasi kunjungan masing-masing OPD Kabupaten maupun Kota.
Pemkab Tanjung Jabung Barat juga program upayakan vaksin percepatan, yang diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi semua lapisan dalam melaksanakan MTQ.
Saat ini, Tanjung Jabung Barat kekurangan vaksin untuk tahap dua, terkait hal itu Pemkab Tanjung Jabung Barat telah mengupayakan dengan berkoordinasi dengan pihak Pemprov Jambi.
Ini mengingat waktu pelaksanaan MTQ, bupati berharap seluruh tenaga kesehatan dapat memprediksikan bahu dalam rangka pelaksanaan tahapan vaksin.
Sebelum pelaksanaan MTQ digelar pada September nanti, Pemkab Tanjab Barat berusaha menggenjot pelaksanaan vaksinasi. Dikatakan bupati, untuk pelaksanaan vaksinasi warga Tanjab Barat hingga kini sudah mencapai 20 persen atau sekitar 50 ribu orang yang sudah divaksin untuk tahap pertama. Sedangkan untuk vaksinasi tahap kedua sudah mencapai sebanyak 14 persen atau sekitar 34 ribu orang warga. (Hengki)
Khidmat, Bupati Anwar Sadat Inspektur Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-76
HUT RI Ke-76, PLT Bupati Merangin Pesan Warga Binaan Dapat Remisi Lebih Baik Lagi
Sat Lantas Mendadak Setop Pengendara Lewat pada Detik HUT Ke 76
Upacara HUT ke-76 RI di Merangin Khidmat, Plt Bupati: Kita Terapkan Prokes Ketat
Sekda Jadwal Padat, Rapat Bahas Sanksi ASN Merangin yang jadi DPO PETI Ditunda
Fokus Gerakan Inovasi Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi Penguatan Perlindungan KI


