JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris berang setelah mendengar kabar bahwa insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang belum dicairkan.
Tidak hanya itu Al Haris juga langsung mendatangi rumah sakit, tampak hadir Sekda Provinsi Jambi Sudirman yang merupakan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris TAPD sekaligus Kepala Bakeuda Provinsi Jambi Agus Pirngadi.
"Masa cuma teken meneken (menandatangani) kok lama-lama gimana sih, gak benar ini," ujar Haris saat berada di RSUD Raden Mattaher tampak bersebelahan dengan Direktur dr Fery Kusnadi, Jum'at (13/8/2021).
Lebih lanjut Al Haris menunjuk Kepala Bakeuda Provinsi Jambi Agus Pirngadi agar dapat memantau kinerja anak buahnya."Mas Agus, anak buah nya cek juga itu, kita dalam hal pelayanan jangan main-main, titik," tegasnya.
Haris menyatakan, kalau Nakes di Rumah Sakit pelat merah itu mogok bekerja maka semua pasien Covid-19 yang menjalani perawatan medis, siapa yang akan mengurusnya."Gak ada yang urus, itu masalah nya," bebernya.
Untuk itu Haris mendesak para pihak terkait segera mengurus soal insentif Nakes yang belum dicairkan dalam waktu dekat maksimal selama dua hari kedepan sejak hari."Pokoknya dua hari ini cair, tidak ada alasan pokoknya tandatangani semuanya," pintanya.
"Bisa kau," tanya haris dengan menunjuk ke arah Agus."Tolong ya kalian berdua," katanya lagi. "Siap-siap," jawab nya.
Kembali Haris menegaskan jangan lagi ada alasan, Senin (16/8) sudah harus dicairkan semua."Ini pelayanan kalau mogok, kita semua heboh ,iya kan. Kamu saya pecat kalau tidak jalani ini, dah ingat ya," jelasnya.
Hadir saat itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra dan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani juga turut mendampingi. Betapa tidak orang nomor satu itu di Jambi berang, karena setelah dilantik persoalan penanganan Covid-19 menjadi prioritas bagi nya.
Al Haris juga mengintruksikan untuk melakukan Refocusing Anggaran salah satu nya untuk insentif Nakes yang sudah Ia tandatangani. Namun, ternyata, mencuat kabar insentif Nakes belum dicairkan, karena di duga DPA sampai dengan hari ini belum selesai ditandatangani.
Berdasarkan data yang didapat mereka yang belum melakukan tandatangan yaitu Ketua Tim TAPD/ Sekda Provinsi Jambi, Sekretaris TAD/ Kepala Bakeuda, Anggota Apani Saharuddin, dan Sri Argunaini.(afm)
Mancing Tengah Malam, Seorang Pria di Jambi Hilang Misterius hanya Menyisakan Motor & Gorengan
Rapat Paripurna Ketiga DPRD Tanjab Barat Samakan Persepsi Legislatif - Eksekutif
Kemenag Muaro Jambi Gencar Sosialisasi Sertifikasi Halal Bagi Pelaku Usaha
Solat Jum'at Ganjil Genap, Ini Tanggapan Wakil DMI Kota Jambi
Jelang Hari Jadi Gerakan Pramuka, Maulana Ziarah Makam Pahlawan
Heboh Soal Insentif Nakes, Gubernur Jambi Ancam Pecat Direktur RSUD Raden Mattaher
Mancing Tengah Malam, Seorang Pria di Jambi Hilang Misterius hanya Menyisakan Motor & Gorengan



