JAMBERITA.COM - Terkait dengan rencana pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Jambi, Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa dirinya belum dapat memastikan tanggal mulai pemberlakuan tersebut.
Menurutnya, pengetatan PPKM ini akan dilakukan apabila pemerintah dapat menjamin kesediaan pangan khususnya bagi warga kurang mampu dan pedagang yang terdampak.
"Ada wacana diketatkan seperti di Jawa. Dengan catatan pedagang-pedagang dan warga tidak mampu diberikan sembako, sekarang sedang pendataan di kelurahan," jelasnya. Kamis, (12/8/2021).
Sebelumnya, Fasha mengatakan bahwa pihak pemerintah provinsi Jambi sudah menyanggupi untuk memberikan bantuan berupa paket sembako untuk Pemkot Jambi.
"Kami minta bantuan pihak provinsi dan pak gubernur menyanggupi, kalau nanti sembakonya turun dari pihak provinsi kami akan berikan waktu mungkin sekitar 10 hari atau 2 minggu untuk pengetatan," kata Fasha.
"Tapi kalau sembakonya tidak diberikan mungkin kita tidak bisa melakukan pengetatan, kasihan masyarakat," tambahnya.
Fasha menilai bahwa fluktuasi Covid-19 di Kota sudah mengalami penurunan penurunan dan angka kesembuhan juga meningkat. (sap)
Gandeng UNJA, Irjen Pol A Rachmad Wibowo Genjot Kualitas Intelektual Penyidik Polda Jambi
Korem 042/Gapu Berangkatkan 23 Orang Nakes Bantu Percepatan Vaksinasi di Tanjab Timur
SAH Minta Pembebasan Biaya Penempatan Pekerja Migran Transparan dan Akuntabel
Ketum HMB Desak Pimpinan DPRD Bungo Panggil Para Anggota Viral di Medsos
