JAMBERITA.COM - Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo memaparkan soal penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada Deputi Bidang Korkamtibmas Kemenpolhukam Armed Wijaya saat di ruang Command Center Asap Digital Mapolda Kamis (25/3/20).
Irjen Pol A Rachmad Wibowo menjelaskan, bahwa pihaknya dalam penanganan Karhutla lebih mengedepankan pencegahan. Selain itu juga dilakukan penegakan hukum terhadap pelaku Karhutla.
"Saat ini Polda Jambi bersama pihak terkait melakukan sekat kanal air di lokasi rawan Karhutla di Desa Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi," bebernya.
Kemudian Jendral Bintang Dua tersebut juga menyampaikan Aplikasi Asap Digital berupa pemantauan jarak jauh lewat kamera CCTV di lokasi yang dianggap rawan Karhutla sangat membantu personel di lapangan dalam menuju titik munculnya api. sehingga, pencegahan Karhutla dapat dilakukan secara maksimal.
“Kita tetap melaksanakan dan upaya-upaya seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden adalah upaya pencegahan dan mencari solusi permanen. Dan kami sudah melakukan sebuah program di Polda Jambi ini yaitu program pencegahan karhutla," terangnya.
Menurut Kapolda, faktor utama terjadinya karhutla di Jambi tidak lain disebabkan oleh ulah manusia, salah satunya adalah membuka lahan dengan cara membakar.“Kalau penanggulangan berarti ada pemadamannya juga, jadi kami lebih konsen kepada pencegahan,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolda mengklaim pihaknya telah melakukan inovasi-inovasi dalam pecegahan agar tidak terjadinya Karhutla, bahkan sudah mensiagakan personel sejak 26 Februari lalu."Sampai hari ini mereka akan tetap berada di sana dan seterusnya sampai nanti musim panas. Mereka hidup bersama-sama dengan masyarakat sekaligus mengedukasi warga,” jelasnya.
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto menyampaikan, pihaknya tentu sangat mendukung penuh, upaya penanggulangan di Provinsi Jambi, salah satunya adalah mengalokasikan dana. "Kita bekerja bersama-sama dalam penanggulangan kebakaran di provinsi Jambi, Insya Allah dapat kita lakukan secara maksimal,” ujarnya.
Sekda Provinsi Jambi Sudirman juga menjelaskan bahwa penanganan Karhutla di provinsi Jambi berjalan dengan cukup baik, diantaranya dilakukan rapat koordinasi antar instansi terkait lainnya."Upaya stragegis sebenarnya bagaimana penyelesaian secara permanen sesuai dengan arahan bapak Presiden. Di mana ada upaya yang paling strategis dalam penanganan permanen sehingga tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ungkapnya.
Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Zulkifli menegaskan dukungan penuh Korem 042/Gapu dalam penanganan Karhutla. “Ke depan kita perlu tindakan rasional dan strategis dalam penanganan karhutla secara permanen di provinsi Jambi,” jelasnya.
Deputi Bidkorkamtibmas Kemenpolhukam Armed Wijaya mengatakan, bahwa Aplikasi asap digital perlu penyempurnaan untuk dijadikan aplikasi penanganan Karhutla secara nasional. "Pemerintah pusat sangat serius dalam menjaga kamtibmas di Indonesia," tegasnya.
Dirinya pun menyinggung beberapa potensi gangguan Kamtibmas seperti konflik internal partai, pembubaran organisasi tertentu sampai aktifitas ilegal pertambangan, minyak dan kayu. “Kemudian ada juga kejahatan yang sifatnya konflik-konflik, baik konflik pertambangan, perkebunan kemudian konflik pertanahan kita perhatian juga dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu," ungkapnya.
“Di Jambi juga konflik-konflik ini cukup banyak juga, pertambangan illegal drilling, ilegal mining, pertambangan emas tanpa izin. Dan kami mendengar dan memonitor untuk Polda Jambi yang didukung oleh semua pihak yang sudah melaksanakan tugasnya dalam pemberantasan ilegal-ilegal tersebut,” pungkasnya.(*/afm)
Merajut Masa Depan di Balik Hutan: Ketika Akademisi UNJA Bawa Jari-jari SAD Menembus Pasar Digital
Borong Rentetan Penghargaan Sekaligus, Mahasiswa UNJA Ini Bikin Bangga RI di Malaysia-Singapore
SAH Berharap Ramadhan Tahun Ini, Umat Islam Bisa Tarawih Di Masjid
Resmikan Kampung Mitra Binaan Baznas, Fasha Harap Bisa Hidupkan Sektor Ekonomi
Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis

