JAMBERITA.COM- Ketua DPD Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani Jambi. Salah satunya melalui peningkatan produksi Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat. Upaya ini dilakukan dengan memperjuangkan alokasi Dana Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit dari pemerintah pusat.
“Salah satu upaya HKTI Jambi dalam meningkatkan kesejahteraan petani adalah dengan peremajaan lahan sawit masyarakat, hal ini dimungkinkan karena di pusat terdapat alokasi dana untuk tiap hektar lahan, ini dananya telah di anggarkan pemerintah pusat, kita siap memperjuangkan dana tersebut agar bisa meremajakan lahan sawit petani di Jambi," ujar legislator yang dijuluki Bapak Beasiswa Jambi tersebut.
Disamping itu, pria yang lama menekuni profesi sebagai pengusaha perkebunan ini menambahkan, peningkatan kesejahteraan petani juga diupayakan dengan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pemberian beasiswa bagi anak-anak dan keluarga petani kelapa sawit serta pelatihan bagi petani dan masyarakat umum.
“Program pengembangan SDM yang diberikan terutamanya program pengembangan yang sesuai Good Agricultural Practice (GAP) dan menunjang keberlanjutan usaha (sustainability) tani masyarakat” ungkapnya.
SAH yang Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra ini mengatakan, adanya dana yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akibat penyesuaian tarif pungutan ekspor merupakan momentum bagi peningkatan layanan BPDPKS khususnya dalam peningkatan kualitas dan kuantitas pelaksanaan Program Pengembangan SDM, Penelitian dan Pengembangan, Peremajaan Sawit Rakyat, Sarana dan Prasarana, Promosi, dan Insentif Biodiesel dengan tetap menjaga akuntabilitas serta tranparansi pengelolaan dan penyaluran dana perkebunan kelapa sawit.
Sehingga SAH berharap agar semua pihak terus mendukung kebijakan pemerintah. Karena pemerintah menyadari bahwa semua kebijakan terkait kelapa sawit tujuan akhirnya adalah sustainability kelapa sawit mengingat peranan kelapa sawit yang sangat penting dalam perekonomian nasional. Selanjutnya SAH mengatakan sebagai organisasi HKTI senantiasa berjuang menjembatani berbagai kepentingan petani melalui program - program organisasi.
Salah satu bentuk komitmen itu dengan mengambil peran menjembatani berbagai persoalan petani, dengan jalan memberikan akses kemudahan untuk mendapatkan permodalan usaha tani dengan imbal jasa yang rendah.
"HKTI Jambi akan coba melakukan program integrasi agribisnis dari hulu hingga hilir, baik dengan memfasilitasi input produksi, penyuluhan, akses pasar, dukungan permodalan dan dukungan jaminan kerugian bagi petani, pada intinya kita ingin petani Jambi sejahtera," pungkasnya. (*/sm)
Setelah Tanjabbar, Kadiv Yankum Siap Dorong Produk Lokal Jambi Mendunia Lewat Perlindungan IG
Hari Ketika Pelatihan Parelegal : Peserta Wajib Paham, Apa yang Jadi Kebutuhan Masyarakat
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperbup Sarolangun, Bedah Soal PBJ - BLUD RSUD!
Bertambah 33 Orang Pasien Covid-19 Hari ini di Jambi, 23 Diantaranya dari Tanjabtim
Gurauan Wakapolda Jambi Usai Divaksin Tahap II, Sebut Efeknya Jadi Doyan Makan
SKK Migas – PetroChina Jabung Serahkan Bantuan untuk Pondok Pesantren di Tanjung Jabung Barat
Amankan Penerimaan Negara, Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi Blokir 571 Rekening Penunggak Pajak S


