Sering Terjadi Kecelakaan, Tim Gabungan Identifikasi Jalan Muaro Emat Kerinci



Minggu, 07 Februari 2021 - 18:57:39 WIB



JAMBERITA.COM - Tim gabungan akhirnya melakukan survei indetifikasi di Jalan Lintas Kabupaten Kerinci- Bangko Desa Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Jum'at (5/2/2021).

Pasalnya, jalan lintas tersebut kerap terjadinya Kecelakaan, teranyar baru-baru ini adalah Bus rombongan Sat Brimob Sumatra Selatan (Sumsel) yang BKO melakukan pengamanan Pilkada serentak waktu lalu.

Tim gabungan itu terdiri dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Provinsi Jambi.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi Kombes Pol. Heru Sutopo melalui Kasubdit Kamsel AKBP Wan Agus Hendrawijaya membenarkan adanya tim melakukan survei."Untuk melihat situasi jalan sekitar ruas tempat terjadinya laka lantas Bus Brimobda Sumsel beberapa waktu lalu (Koordinat 2°13'32.6"S 110°43'29.0"E)," katanya.

Pengecekan loksi laka lantas Bus Brimobda Sumsel dilakukan dengan teliti dengan melakukan identifikasi masalah lalu lintas dilokasi yang ditinjau mulai dari kajian aspek jalan, Sarana dan Prasarana (Sapras) jalan sampai dengan aspek lingkungan dilokasi dan rekayasa lalulintas.

“Tim Survei menuju Polres Kerinci dan berkoodinasi dengan Wakapolres Kerinci Kompol Lego Kardo Sitinjak, melakukan konsolidasi dan pelaporan atas hasil survei di Lokasi Laka," terangnya.

Kemudian, hasil survei Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi dilokasi teridentifikasi masalah Lalulintas antara lain yaitu karena tikungan yang tajam dan berganda, tanjakan dan penurunan serta rambu di sekitar lokasi dari arah Bangko-Kerinci meski sudah terpasang di banyak tikungan, baik cermin tikung, chevron, rambu pendakian, maupun deliniator dan marka, namun dalam keadaan pudar.

"Dilokasi laka belum dilengkapi Guardrail, pagar pengaman jalan sudah ada, namun rusak akibat kecelakaan sebelumnya. Kemudian belum memadainya rambu-rambu tentang bahaya kecelakaan di lokasi," ungkapnya.

Lebih lanjut, hasil survei itu akan dibawa dalam Forum lalulintas dan angkutan jalan di tingkat Provinsi, untuk mencari solusi jangka sedang dan jangka panjang dalam penanganan, seperti misalnya adanya penambahan jalur penghentian darurat, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan pemasangan Paku Jalan.

"BPJN Wilayah Jambi akan melakukan penanganan kontijensi di lokasi antara lain, dari arah Kerinci menuju Bangko menegaskan kembali marka jalan yang sudah ada, pemasangan pita penggaduh sebanyak 2 titik di 500 dan 300 meter sebelum lokasi laka," tuturnya.

"BPTD Wilayah V Jambi juga akan melakukan penanganan kontijensi di lokasi dengan pemasangan rambu tanda bahaya kecelakaan," pungkasnya.(*/afm)





Artikel Rekomendasi