Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kawasan Sungai Asam Jambi



Minggu, 29 Maret 2026 - 17:12:41 WIB



Foto : Ist/jmb.
Foto : Ist/jmb.

JAMBERITA.COM - Warga Kawasan Sungai Asam, Pasar Kota Jambi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas dalam kondisi mengenaskan pada Minggu (29/03/2026) pagi. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di lorong antara Trona Jambi dan Hotel Pundi Rezeki.

Jasad pria yang diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas sekitar pukul 06.30 WIB. Saksi mata di lokasi, seorang juru parkir berinisial R, menyebutkan bahwa korban ditemukan dalam posisi telungkup.

"Ada orang lewat yang menemukan di sekitar lorong, kemudian kami lapor Pak RT. Sekitar pukul 09.00 WIB polisi datang untuk mengevakuasi," ujar R saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

R menambahkan bahwa ia tidak mengenali korban, namun ia membenarkan adanya ceceran darah yang ditemukan sekitar 50 meter dari posisi jasad, tepatnya di sekitar area bekas Hotel Novita.

Seorang pedagang di sekitar lokasi yang enggan disebutkan namanya juga mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, korban tidak membawa tas maupun dokumen identitas apa pun saat ditemukan.

"Dia telungkup, tidak bawa identitas. Sepertinya meninggal karena luka tusukan (ditujah)," ungkap pedagang tersebut.

Kapolsek Pasar, Kompol Fery, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.

"Jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum agar mengetahui penyebab pasti kematiannya," jelas Kompol Fery saat dihubungi.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Kompol Fery mengonfirmasi adanya bekas luka yang diduga berasal dari senjata tajam pada tubuh korban. "Ada luka akibat benda tajam. Sekarang kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.(Ag/afm)





Artikel Rekomendasi