Pesta Pernikahan di Pandemi Covid 19: Cuci Tangan, Periksa Suhu Sebelum Masuk Area



Senin, 21 Desember 2020 - 14:27:52 WIB



JAMBERITA.COM- Penerapan protokol kesehatan tidak hanya saat mengunjungi perkantoran maupun ke mal. Menyambangi pesta pernikahan meski berada di desa pun wajib mengikuti protap yang sudah ditentukan.

Seperti saat mengunjungi pesta resepsi pernikahan Awi-Anti yang berada di Desa Pandan Jaya pada Minggu (20/12/2020). Desa yang berada di pinggir sungai ini sekitar 2,5 jam dari Kota Jambi.

Saat memasuki area pernikahan, galon cuci tangan dan sabun langsung menyambut. Ada tisu yang disediakan untuk mengeringkan tangan.

Selanjutnya petugas penyambut tamu juga memegang alat pengukur suhu. Yap 36,4 C. Boleh masuk. Penyambut tamu mempersilahkan memasuki area pernikahan.

Terlihat jumlah kursi juga dibatasi. Hanya ada 100 kursi tang diizinkan dari pemerintah. Sehingga undangan juga memang diatur bergantian.

Acara ini merupakan ngunduh mantu. Sebelumnya resepai digelar di Batam. "Kalau di Batam malah lebih sulit urusannya. Ada syarat-syaratnya. Selain ukur suhu dan cuci tangan serta pakai masker, undangan tidak makan di tempat, tapi membawa nasi kotak," kata sang ibu pengantin perempuan.

Disini pun meski di pedesaan tetap wajib mematuhi protokol itu. Ini untuk mencegah penyebaran covid 19. Karena tamu yang datang tidak hanya dari warga desa saja. Tapi juga dari luar.

Yang menarik, pasangan pengantin setiap habis bersalaman terlihat menyemprotkan hand sanitizer ke tangan mereka.

"Kita di undangan pun sudah dibuat jika mematuhi protokol kesehatan, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker," kata mempelai Pria Sarkawi.

Menurutnya, dengan makin banyaknya kasus covid 19, maka tentu kita harus mematuhi protokol kesehatan. "Kita tidak tahu siapa yang menularkan. Maka kita harus waspada dan mematuhi protokol agar tidak menjadi sumber penularan bagi keluarga kita,"pungkasnya.(sm)





Artikel Rekomendasi