25 Pengembang Tanda Tangani Penyerahan Aset Kepada Pemkot Jambi



Rabu, 25 November 2020 - 17:45:18 WIB



25 Pengembang Tanda Tangani Penyerahan Aset Kepada Pemkot Jambi
25 Pengembang Tanda Tangani Penyerahan Aset Kepada Pemkot Jambi

JAMBERITA.COM - Setidaknya ada 25 pengembang yang menandatangani berita acara penyerahan aset sarana, prasaran dan utilitas kepada Pemerintah Kota Jambi. Rabu, (25/11/2020).

Pengembangan tersebut yaitu Perumahan Viola, Jasmine Residence, Gran Permata Sari, Grend Kenali, Grand Kenali Extaction, Bukit Asri Residence 1, Bukit Asri Residence 2, Nusa Residence, Wijaya Regency, Kampoeng Kito, Meranti Estate, Javana Garden, Javan Village, Gren Wijaya, Villa Mars, Permata Asri 2, Permata Residence, Delima Mayang, Prima Sari, Kahirupan Residence, Vienna Residence, Abadi Regenci, Bintang Kedaton, Faiza 7 dan Costa Revierra.

Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa semakin bertambahnya aset maka dinas terkait harus semakin aktif untuk mengawasi dan menginfeksi seluruh aset yang ada. Dirinya mengatakan bahwa pihaknya terkendala oleh sumber daya manusia yang berkurang, sementara aset terus bertambah.

"Kami kesulitan sehingga setelah menjadi unit ini SDM berkurang sementara aset bertambah. Ini jadi kendala kami bagaimana terus mengawasi aset yang baru masuk agar pengembang komit tidak membangun," jelasnya.

Fasha menambahkan bahwa aset - aset yang masuk ke Pemerintah Kota Jambi sebelumnya telah masuk tahap verifikasi dan pengecekan terlebih dahalu, sehingga hanya aset yang layak saja yang dapat diterima.

Sementara itu, Kepala Korwil 7 KPK Bakhtiar Ujang Purnama berharap pengembangan dapat menyerahkan aset kepada Pemda, baik fasilitas umum ataupun khusus.

"Kami berharap agar pengembang lain bisa menyerahkan aset ini kepada pemda," ujarnya.

Dirinya mengatakan bahwa yang menjadi sorotan adalah aset pemerintah terkadang tidak terdata dengan baik, sehingga terdapat tumpang tindih pengakuan.

"Jadi aset - aset yang itu milik pemerintah agar segera di untuk diferikasi supaya tidak terjadi perpindahan hak dan ini yang menjadi sorotan kita," pungkasnya. (sap)





Artikel Rekomendasi