Dosen Universitas Jambi Pelopori Agen Penggerak Permainan Tradisional



Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:26:39 WIB



Jambi, Dosen Universitas Jambi menggagas pembentukan agen penggerak permainan tradisional untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi. Tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Dra. Jufrida, M.Si dan anggotanya Fibrika Rahmat Basuki, S.Pd, M.Pd.

Ini melibatkan delapan orang mahasiswa sebagai agen penggerak permainan tradisional. Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Jambi bermitra dengan dua sekolah yaitu SDN 04/IV dan SDN 10/IV Kota Jambi. Kegitan ini berupa pelatihan dan pendampingan kepada siswa calon agen penggerak permainan tradisional. Kegiatan dilaksanakan selama ± dua bulan sejak 18 Agustus sampai 19 Oktober 2020. Kegiatan ini melibatkan 20 siswa SDN 04/IV dan 20 siswa SDN 10/IV Kota Jambi.  

Salah satu permasalahan yang terjadi di SDN 04/IV dan SDN 10/IV Pelayangan Kota Jambi meningkatnya penggunaan gadget pada anak. Anak-anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain gadget sehingga mereka lupa untuk belajar dan jarang bermain di luar rumah.

Pembatasan penggunaan gadget sering mendapat penolakan dari anak sehingga anak berontak, nangis, dan tantrum jika dilarang bermain gadget. Pembatasan penggunanaan gadget harus diimbangi dengan kegiatan positif yang dapat mengalihkan perhatian anak dari gadget. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan mengajak anak bermain di luar melalui permainan tradisional.

Fibrika Rahmat Basuki, S.Pd., M.Pd menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk membentuk agen penggerak yang akan memperkenalkan dan mengajak teman-temannya bermain permainan tradisional sehingga mengurangi penggunaan gadget.

Dalam sambutannya kepala SDN 04/IV Kota Jambi Ibu Hanim, S.Pd mengatakan bahwa program ini sangat bagus, karena memperkenalkan dan mengajak anak bermain permainan tradisional. Kegiatan ini juga relevan dengan program sekolah, karena beberapa permainan tradisional sering dilombakan pada acara F2SN. Setelah program pengabdian ini selesai, kami akan membuat jadwal rutin untuk mengajak anak bermain permainan tradisional, rencana setiap hari kamis, ujarnya.

Sementara Plt Kepala SDN 10/IV Kota Jambi Ibu Ruzanah, S.Pd.I mengatakan kami sangat mendukung program ini, selain memperkenalkan dan mengajak anak bermain permainan tradisional juga dapat mengurangi penggunaan gadget pada anak.

Pada kegiatan ini ketua tim, Dra. Jufrida, M.Si menyerahkan bantuan buku dengan judul ‘Permainan Tradisional Anak Indonesia’ kepada Kepala SDN 04/IV dan SDN 10/IV Kota Jambi sebanyak 100 eksemplar.

Pelatihan calon agen penggera permainan tradisional dilakukan melalui pengenalan dan pelatihan permainan tradisional. Ada 16 permainan tradisional yang dikenalkan kepada siswa calon agen penggerak diantaranya patok lele, gasing, engrang, lompat tali, engklek, bakiak, gobak sodor, bentengan, congklak, ABC, hompimpa, cublak suweng, ular naga, kelereng, dan petak umpet. Seminggu sekali selama 4 minggu, mahasiswa agen penggerak mendampingi siswa bermain permainan tradisional, di sekolah masing-masing.

Vetty Milyani salah satu mahasiswa yang menjadi agen mengatakan “Saya dan teman-teman merasa bangga menjadi salah satu bagian dari agen penggerak permainan tradisional, karena kami dapat mengenalkan kembali permainan tradisional yang mungkin telah dilupakan oleh generasi zaman sekarang. Selain itu, kami juga mendapatkan pengalaman berharga seperti keseruan dalam bermain permainan tradisional bersama anak-anak”. Saya dan teman-teman juga berharap semoga gerakan ini dapat berkembang dan banyak yang bergabung menjadi agen penggerak sehingga permainan tradisional ini tidak dilupakan seiring berkembangnya zaman. Imbuhnya.

  1. Fardan siswa SDN 04/IV Kota Jambi mengaku senang bermain permainan hadang-hadangan. “kami senang main kayak gini, sudah jarang main permainan kayak gini. Tapi main enggrang belum biso, agak susah menjaga keseimbangan, imbuhnya.

Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, peserta dikukuhkan dan diberiakn sertifikan sebagai agen penggerak permainan tradisional binaan Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi. Dalam acara penyerahan sertifikat agen penggerak, Fibrika Rahmat Basuki, M.Pd berharap program ini dapat berkelanjutan dan bisa terbentuk komunitas penggerak permainan tradisional.







loading...