JAMBERITA.COM - Demonstrasi aliansi mahasiswa menolak Undang-Undang Cipta Kerja berakhir ricuh. Para demonstran dipaksa mundur karena pihak kepolisian lepaskan gas air mata untuk membubarkan massa.
Terlihat memang mahasiswa yang ikut demonstrasi berpencar menghindari gas air mata tersebut. Meski terlihat bubar, namun para mahasiswa masih berada dikawasan demonstrasi.
Hanya saja ada mahasiswa yang tumbang akibat gas air mata tersebut. Para mahasiswa yang berada di lokasi bahu membahu memberikan pertolongan.
"Tolong kasih air, mana yang lain. Ini teman kita," kata salah satu mahasiswa yang sedang membantu, Senin (12/10/2020).
Saat ini, para mahasiswa masih terlihat banyak yang bertahan di lokasi demonstrasi. Jamberita.com tidak bisa masuk terlalu dalam karena efek dari gas air mata yang dilepaskan. (am)
Silahkan Daftar! Kemenaker Kembali Buka Pelatihan Vokasi Batch 2 untuk 24 Kejuaruan, Berikut Caranya
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal
Pedagang Ketiban Berkah Iduladha : Harap APPSI Jambi Selalu Hadir Bawa 'Keajaiban' ke Pasar!
Polda Jambi Kerahkan Ribuan Personel Amankan Demo UU OmnibusLaw di DPRD
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



