JAMBERITA.COM - Demonstrasi mahasiswa ke DPRD Provinsi Jambi mengenai disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja kembali ricuh. Saat ini para mahasiswa hingga anak STM yang ikut aksi dipukul mundur oleh pihak kepolisian.
Saat ini, berdasarkan pantauan Jamberita.com memanf terlihat mahasiswa dan anak STM yang ikut aksi terpaksa membubarkan diri. Hal ini dikarenakan memang gas air mata sudah dilepaskan oleh pihak kepolisian.
"Banyak sudah bang gas air mata ditembak," kata salah satu mahasiswa, Senin (12/10/2020). (am)
Harga Bright Gas 5 Kg Turun Jadi Rp103 Ribu/Tabung, 12 Kg Jadi Rp220 Ribu
Registrasi Mitra Penyelenggara Segera Ditutup, Pendaftaran Peserta Magang Angkatan II Dibuka 16 Juli
Polda Jambi Kerahkan Ribuan Personel Amankan Demo UU OmnibusLaw di DPRD
Temui Pengunjuk Rasa, Ketua DPRD Edi Jalan Kaki dari DPRD ke Simpang BI
Mahasiswa Minta PJS Gubernur Jambi Dihadirkan Dalam Aksi Tolak UU Omnibuslaw

