Sebelum Disuntikkan, SAH Minta Pemerintah Pastikan Keamanan Vaksin Corona



Jumat, 09 Oktober 2020 - 09:40:05 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM- Anggota DPR RI yang membidangi Kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) meminta pemerintah dapat memastikan vaksin pencegah penyakit virus corona yang akan disuntikkan kepada masyarakat sudah melalui beberapa tahap uji klinis hingga dinyatakan aman.

"Vaksin yang nantinya masuk ke Indonesia harus dipastikan aman bagi masyarakat, baik secara klinis dan efek samping lainnya, ini kita pertanyakan karena pengembangan vaksin umumnya butuh waktu dan proses yang cukup panjang," ungkap SAH di Jambi (8/10) kemarin. 

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini, pemerintah menargetkan Vaksin COVID-19 tersedia untuk masyarakat pada akhir 2020 dan awal 2021 mendatang. Saat ini pemerintah pun sedang berupaya menyelesaikan uji klinis vaksin yang nantinya akan disuntikkan pada jutaan masyarakat Indonesia.

"Ada beberapa yang kandidat potensial yaitu vaksin dari Sinovac Biotech, Tiongkok masih dalam uji klinis fase 3 oleh Bio Farma di Bandung. Adapun Kimia Farma yang menggandeng G42 Healthcare dari Uni Emirat Arab (UEA) telah meakukan uji klinis tahap 3 terhadap 22 ribu orang," ungkap Bapak Beasiswa Jambi tersebut. 

Menurut SAH, tahapan uji klinis itu dimulai dengan penelitian dasar tentang penelusuran mekanisme potensial berdasarkan ilmu sains biomedis. Selanjutnya, vaksin akan dibuat dalam jumlah terbatas untuk bisa memasuki uji praklinis dan uji klinis tahap 1, 2 dan 3.

Oleh karena itu, bakal vaksin harus melalui seluruh tahap uji klinis. Jika sudah lolos fase 3 dan menunjukkan laporan yang baik, kandidat vaksin bisa dimintakan persetujuan edar dari lembaga pengawas.

"Kita minta Pemerintah dalam hal ini tidak terburu-buru dan berpegang teguh pada data hasil uji vaksin biar aman bagi masyarakat," tandasnya.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi