JAMBERITA.COM - Aksi mahasiswa yang menuntuk penolakan terhadap undang - undang Omnibuslaw di depan gedung DPRD Provinsi Jambi ricuh.
Dalam aksi tersebut diketahui bahwa 2 orang mahasiswa diamankan polisi. Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan mahasiswa tersebut karna dianggap berupaya melakukan kekerasan. Dirinya juga mengatakan bahwa mahasiswa yang diamankan hanya akan dimintai keterangan.
"Tadi ada kita ambil keterangan. Tadi mereka tanya mau dibebaskan, tidak ada yang kita tahan dari kemarin juga kita ambil keterangan karna jumlahnya banyak adik - adik STM itu," ujar Firman. Kamis, (8/10/2020).
Firman menambahkan bahwa mahasiswa yang diamankan juga akan dilakukan rapid test. "Malah kita rapid buat memastikan," ujarnya.
Untuk hasil rapid test sendiri Firman mengatakan masih menunggu hasil. (sap)
Lansia 'Termuda' Calon Jamaah Haji Jambi Kuota Prioritas Berusia 83 Tahun, Ini Penjelasannya
Ispu Jambi Tembus 273, Tebo 392, Dinkes Siaga Posko Kesehatan Hadapi Kabut Asap
Tradisi Pedang Pora dan Adat Melayu Jambi Sambut Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo di Mapolda
Gerakan Cinta Desa Gelar Pelatihan Restorasi Wilayah Gambut Wujud Desa Hijau Sejahtera
Rekor Baru 46 Orang Positif Covid-19 Hari Ini, 42 Orang dari Kota Jambi
Jelang Senja, Mahasiswa Masih Bertahan dan Lakukan Penurunan Bendera Merah Putih di Kantor Gubernur
Lansia 'Termuda' Calon Jamaah Haji Jambi Kuota Prioritas Berusia 83 Tahun, Ini Penjelasannya
