JAMBERITA.COM - Foto Aparatur Sipil Negera (ASN) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dengan jargon salah satu pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi beredar bahkan sempat tayang di portal sejumlah media online.
Foto tersebut yang mengatasnamakan alumi SMA N 1 Kota Jambi yang berfoto bersama Bakal Wakil Calon Gubernur Jambi Syafril Nursal Minggu (6/9/2020) pekan lalu.
Salah satunya ada Amsyarnedi, PNS di lingkungan Pemprov Jambi.
"Saya Ketua Ikatan Alumni SMA N 1 Jambi menyatakan dengan ini bahwa IKA alumni SMA 1 Jambi pada prinsipnya secara organisasi tidak ada mendukung salah satu dari paslon calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jambi," ujarnya, Rabu (16/9/2020).
Menurut Amsyarnedi, malam itu konteksnya mereka melakukan pertemuan yaitu dalam rangka untuk pembentukan Panitia Musyawarah Nasional pemilihan Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Jambi.
"Karena saya sebagai Ketua IKA itu akan berakhir masa jabatan saya tahun ini, oleh karena itu kami berkumpul dalam rangka untuk pembentukan panitia pelaksana dan pemilihan ketua IKA," terangnya.
Sehubungan dengan itu karena ada salah satu alumni SMA N 1 Jambi yang akan mencalonkan sebagai Wakil Gubernur Jambi dan kebetulan pada saat itu berada di Jambi sehingga beliau datang untuk menghadiri pertemuan tersebut.
"Tetapi ternyata dalam dalam pertemuan tersebut ada segelintir kawan-kawan yang mendeklarasikan bahwa semua alumni akan mendukung beliau. Tapi itu hanya sebagian saja, karena banyak juga di antara alumni terdiri dari berbagai macam ada PNS, TNI Polri dan dari parpol lainnya," tuturnya.
Secara pribadi sebenarnya, kata Amsyarnedi sah-sah saja bahkan secara moral tentu dirinya pasti akan memberikan dukungan kepada beliau.
Karena siapa yang tidak senang apabila ada di antara alumni yang mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur Jambi.
"Itu secara moral, tapi tentunya kita serahkan kepada masing-masing anggota untuk bisa tentukan pilihannya pada Pilkada nanti, tapi yang jelas IKA alumni kita bergerak pada bidang sosial kebudayaan kemasyarakatan dan tidak berpolitik," tegasnya.
Makanya baik secara moral dan pribadi itu silahkan saja. Karena dirinya tidak bisa melarang masing-masing alumni. "Tetapi secara organisasi itu tentunya kita harus bersifat netral, saya rasa ini yang bisa (klarifikasi) yang saya sampaikan," pungkasnya.(afm)
Dinsosdukcapil Klaim 99,1 Persen Sudah Lakukan Perekaman e-KTP, Arif Munandar: Target 100 Persen
Tetap Waspada... Hari Ini 14 Pasien Covid-19 Asal Kota Jambi
Hasil Swab 19 Orang Kontak Erat Walikota Jambi Keluar, Ini Hasilnya
Aktivis 98 Asal Jambi Cecep Suryana Jadi Komisaris Independen BUMN Adhikarya
Kontroversi Rapat Pembahasan APBD 2021 Tuai Spekulasi, Fauzi: Tidak Ada Itu Dil-dilan
Update 16 September 2020, Kasus Covid-19 Bertambah 14 Lagi Total 345 Orang


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



