JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) meminta bantuan sosial dalam penanganan COVID-19 harus dilakukan secara transparan. "Kita berharap bantuan untuk masyarakat di tengah pandemi ini dilakukan secara transparan," ungkapnya di Jambi (25/8/2020) kemarin.
Karena menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra ini, bencana nasional wabah virus corona atau pandemi COVID-19 tidak hanya menimbulkan korban berupa mereka yang terjangkit virus mematikan itu, tetapi juga dampak kepada warga masyarakat rentan yang kehilangan penghasilan akibat wabah itu.
Sehingga legislator yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini mengingatkan pelaksanaan program jaring pengaman sosial termasuk bantuan sosial (bansos) tetap transparan dan akuntabel serta tepat sasaran.
Dalam hal ini, SAH meminta semua institusi pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah memastikan bansos yang dialokasikan bagi warga terdampak PSBB tepat sasaran.
"Pemerintah saat ini telah mengalokasikan beragam bansos bagi warga terdampak PSBB. Termasuk bansos untuk ibu hamil, anak usia dini hingga bantuan untuk kelompok penyandang disabilitas," jelasnya.
Dia mengatakan, pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia dengan segala konsekuensinya telah menimbulkan penderitaan bagi jutaan warga.
Dalam situasi seperti saat ini, menurutnya, negara memang harus menyediakan jaring pengaman sosial untuk membantu warga yang kekurangan.
Oleh karena itu, beberapa kementerian serta pemerintah daerah sebagai penanggung jawab penyaluran ragam bansos harus cekatan dalam mendata warga yang layak menerima.
"Kerja pendataan harus cepat tetapi akurasi tidak boleh diabaikan. Pendataan harus akurat agar penyaluran ragam bansos tepat sasaran," katanya.
SAH meminta pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian dan transparansi dalam pengelolaan dana penanganan COVID-19 senilai sekitar Rp 405 triliun.
"Langkah itu perlu dilakukan sehingga dapat meminimalkan kebocoran anggaran dan pengelolaannya dapat dipertanggungjawabkan," tandasnya.(*/sm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Kebakaran Di Mendahara Ulu Hanguskan Belasan Rumah, Ketua DPRD Tanjabtim Turun ke Lokasi
Bertambah 7 Pasien Positif Covid-19, Dua Diantaranya Cluster Lapas Batanghari


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



