Kebakaran Di Mendahara Ulu Hanguskan Belasan Rumah, Ketua DPRD Tanjabtim Turun ke Lokasi



Selasa, 25 Agustus 2020 - 21:02:12 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Si jago merah kembali berkobar di Tanjabtim, tepatnya di RT 11, Dusun Teladan, Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, sekitar pukul 15.45 wib, Selasa (25/08/2020).

Dalam kejadian ini, setidaknya 55 orang harus kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah. Kebakaran ini menghanguskan 10 rumah warga dan 2 rumah lainnya terpaksa harus dirobohkan untuk memutus kobaran api yang dengan cepat berkobar akibat rumah warga yang terbakar ini terbuat dari kayu.

"Dugaan awal, kebakaran ini terjadi akibat adanya konsleting listrik di salah satu rumah warga atas nama Amah, yang mana pada saat kejadian di rumah tersebut hanya ada anak dari pemilik rumah. Sedangkan orang tuanya sedang berada di kebun," ujar Iptu Osil G Sitompul, Kapolsek Mendahara Ulu.

Menurut saksi di lokasi kejadian, pada saat itu anak dari Amah keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Pada saat itu pula, terlihat dari bagian tengah rumah Amah kepulan asap yang keluar.

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa dan untuk lebih memastikan penyebab kejadian, pihak berwajib tengah mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari saksi yang ada di lokasi kejadian.

"Untuk korban kebakaran, saat ini ada yang tinggal di rumah keluarga dan tetangga. Tetapi pihak Kecamatan juga telah menyiapkan gedung serba guna untuk tempat tinggal sementara bagi korban kebakaran ini," ungkapnya Kapolsek.

Sementara itu, Ketua DPRD Tanjabtim, Mahrup, yang meninjau langsung ke lokasi kebakaran sore itu, saat diwawancarai via telepon mengatakan, kebakaran ini menjadi musibah besar untuk warga kita yang menjadi korbannya.

"Berkaca dari kejadian-kejadian sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim biasanya langsung merespon cepat atas kejadian serupa. Dan juga dari pihak BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan dari instansi terkait lain biasanya juga akan datang ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran serta mendirikan posko. Mudah-mudahan, dengan hal itu bisa sedikit meringankan beban dan warga kita yang menjadi korban kebakaran ini," ujarnya. (hrd)





Artikel Rekomendasi