Di Masa Pandemi Banyak Usaha Gulung Tikar, Ini Alasannya



Selasa, 25 Agustus 2020 - 18:04:07 WIB



JAMBERITA.COM - Di masa pandemi Covid-19 ini banyak sekali pelaku usaha yang akhirnya memutuskan untuk menutup usahanya.

Kepala Dinas Pelayanan Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi Fahmi saat ditanyakan terkait hal ini menjelaskan bahwa penyebab dari penutupan usaha bukan di sebabkan oleh Covid-19, melainkan dari pemilik usaha yang sudah tua dan memutuskan untuk menghentikan usahanya.

"Itu kebanyakan yang tutup usahanya bukan karna Covid,tapi memang perusahaan tersebut pemilih usahanya sudah uzur," ujarnya.

Dirinya mengakui bahwa dimasa pandemi ini memang banyak yang usaha yang tidak bisa berkembang. "Memang banyak usaha yang tidak bisa berkembang jauh,  stak nan lah gitu. Tapi tetap berusaha.  Jadi kalo yang mengajukan tutup karna Covid belum ada," kata Fahmi.

Selanjutnya, Fahmi mengatakan bahwa mulai dari bulan Juni hingga saat ini jumlah usaha yang mengajukan penutupan mengalami peningkatan. Setiap harinya dijelaskan Fahmi pasti ada satu hingga dua usaha yang mengajukan izin penutupan.

"Tiap hari ada satu atau dua, mulai dari Juni. Sekitar 40an usaha. Kalo pengusaha besar tidak," ujarnya.

Fahmi mengatakan sebagian besar mengajukan izin penutupan usaha berasal dari usaha di bidang kuliner. Menurutnya hal ini disebabkan karena turunnya daya beli masyarakat ditengah pandemi.

"Kelihatannya rumah makan, tapi ada juga toko bangunan. Bervariasi lah, tapi rumah makan, toko bangunan dan toko kelontong itu aja. Ini karna daya beli masyarakat ya" ujarnya. (sap)





Artikel Rekomendasi