Dukung Temuan Unair, TNI dan BIN, SAH Minta BPOM Percepat Izin Peredaran Obat Covid 19



Senin, 17 Agustus 2020 - 19:21:54 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar segera mengeluarkan izin produksi dan edar terkait obat kombinas Covid-19‎ yang ditemukan oleh tim gabungan Universitas Airlangga, Badan Intelijen Negara (BIN), dan TNI AD.

" Saya mendorong BPOM untuk segera mengeluarkan izin obat Covid-19 yang ditemukan Unair, BIN dan TNI AD ini, sehingga kita bisa menekan jumlah korban di tanah air," ungkap anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut di Jakarta (17/8) kemarin.

Karena menurut legislator yang dikenal sebagai bapak beasiswa Jambi itu penyembuhan Covid-19 harus didorong. Sehingga diharapkan pandemi Covid-19 di tanah air bisa cepat selesai.

“ Komisi IX selalu mendorong supaya BPOM mempercepat proses, terutama terkait penemuan-penemuan untuk pengobatan Covid-19, baik obat terkait Unair ini maupun herbal," imbuhnya.

Terkait dengan masalah uji klinis SAH mengaku mengikuti dari awal proses ini, baik dari uji klinis ketiga, maupun pelaksanaan di lapangan.

“Uji klinisnya cepat karena kerjasama dengab TNI AD, satu klaster barunya itu Secapa AD di Bandung. Jadi syaratnya 600 orang, ternyata lebih 700 orang yang sudah mengikuti uji klinis tahap ketiga,” tambahnya.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini berharap izin yang dikeluarkan oleh BPOM tidak lama. Karena biasanya izin bisa dikeluarkan setelah 20 hari obat pengajukan izin. Selain itu, diharapkan temuan obat Covid-19 ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang tertular virus yang berasal dari kelelawar ini.

“Dengan adanya obat ini kan dapat diharapkan dapat menekan angka kematian. Jadi saya mengharapkan Kepala BPOM untuk meminta izin dapat dikeluarkan," tandasnya.(*)



Artikel Rekomendasi