JAMBERITA.COM- Gugus Tugas Batangahri seperti terus melakukan tindakan kewaspadaan terhadap risiko penyebaran virus Covid-19 di kabupaten ini. Terbukti tim terus melakukan rapid test untuk mengantisipasi sejumlah warga
Dan hari ini Kamis tanggal 18 Juni 2020 kembali ditemukan seorang pasien terduga Covid-19 yakni ibu rumah tangga berusia 57 tahun. Wanita berinisial YM ini tinggal di Bajubang. Ini disampaikan Juru Bicara Penanganan Covid-19 kabupaten Batanghari, dr. Elfie Yennie, Mars dalam keterangan tertulisnya.
“Adapun riawayatnya pernah pergi ke Kota Padang pada pertengahan Maret 2020 dan kembali ke Bajubang tanggal 26 Mei yang lalu,” kata dr Elfie.
Ia mengatakan, pasien juga memiliki riwayat sakit berulang dan dirujuk ke RSUD Hamba dalam kondisi gawat darurat. “Status: PDP positif rapid test. Pasien saat ini sedang menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Hamba. Saat ini sudah diambil sampel untuk uji swab,” kata Dr Elfie.
Saat ini juga sudah dilakukan penelusuran terhadap 8 anggota keluarga yang merupakan kontak erat dan akan dilakukan rapid test. “Dengan demikian, total 7 pasien yang masih menjalani perawatan di RSUD Hamba, terdiri dari 5 kasus konfirmasi dan 2 kasus PDP,” jelas dr Elfie.
Saat ini data pasien terkonfirmasi positif Civid-19 ada 6 orang yakni 01 AA, 02 MT, 03 MS, 04 MD, 05 EY dan 06 FA. Adapun pasien negatif yang sudah dipulangkan: YT – Tembesi, RA – Bulian, RG - Rengas Condong.
Selain itu juga pada tanggal 4 Juni 2020 didapatkan hasil swab negatif sebagai berikut untuk Pasien 06 Batanghari, Laki-laki Inisial FA Usia 27 tahun tinggal di Desa Rantau Kapas Tuo Kec Muara Tembesi. Ini merupakan hasil swab negatif yang ke-2, sehingga dengan demikian, pasien dinyatakan sembuh dan boleh pulang.
Pelepasan pasien secara resmi dilakukan sore ini di RSUD Hamba oleh Gugus Tugas Kab Batanghari. Pada kesempatan ini hadir Asisten 2, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo beserta jajarannya; serta Direktur RSUD Hamba beserta para petugas yang merawat pasien. Pasien diantar oleh Tim PSC 119 ke rumah orangtuanya di Desa Pelayangan Kec Muara Bulian. Untuk tindak lanjut dan pemantauan, diserahkan kepada Puskesmas Tenam.
Kasus ini merupakan kasus sembuh pertama dari 6 pasien terkonfirmasi di Kab Batanghari. Sebanyak 5 kasus lainnya masih meneruskan isolasi dan perawatan di RSUD Hamba karena hasil pemeriksaan swab masih positif. Akan tetapi kondisi mereka semua sudah baik secara klinis.(*/sm)
Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Kombes dalam Kasus Penipuan Rekrutmen Polri
SAH Minta Pemda Jambi Perkuat Dukungan Program Hilirisasi Sawit
Kalahkan 100 Tim, Empat Dosen FST UNJA Raih Juara 1 Jambi Spark 2026 Lewat Inovasi Pertanian Digital
Polisi Amankan Pelaku Narkoba Depan Kantor Markas PP Merangin
Gubernur Al Haris Teken MoU Forum Sumatera Sepuluh, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Provinsi



