Cerita Kadinkes Provinsi Jambi Soal Keramaian di Tengah Pandemi: Mau Diapokan



Sabtu, 23 Mei 2020 - 22:23:00 WIB



JAMBERITA.COM- Gema takbir berkumandang tanda menyambut hari kemenangan idul Fitri 1441 Hijriah  tahun 2020 di tengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Tetapi apalah daya keramaian tak dapat dicegah baik itu di pusat perbelanjaan, dijalanan pada saat menjelang dan malam takbiran.

Sementara tim medis yang barangkali malam ini masih berjibaku dengan pasien Covid-19.

Seperti yang dicurahkan salah satu tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bahwa antara petugas dengan keramaian saat ini sudah tidak lagi berimbang. "Masyarakat sepertinya tidak perduli," sebutnya.

Misalnya, penelusuran jamberita.com di Kota Tebo-Jambi pada saat malam takbiran hari raya idul Fitri juga terlihat ramai."Iya tuo mudo banyak," ujar salah satu pemuda yang berada disana.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi dr Samsiran Halim mengatakan, susah apa yang hendak dikatakan pada situasi sekarang. "Ya namanya kita yang tenaga ini, kerja, ya kerja," tuturnya dengan nada yang lesu ketika dihubungi jamberita.com Sabtu malam (23/5/2020).

Terkait dengan semakin ramainya aktivitas diluar sana, Samsiran mengaku payah mau berbicara apa, pasalnya semenjak mewabahnya virus Corona sudah banyak himbauan-himbauan agar dapat dipatuhi masyarakat. "Ya mau diapain, kita mau berontak juga nggak bisa kan, itu urusan masyarakat lah, kalau dia kena ya urusan dia lah," tuturnya.

Terkait para tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19, itu kata Samsiran tentunya pasti mempunyai resiko."Namanya orang kerja ya, pasti ada resikonya, tapi kita pasti diproteklah, mulai dari APD dan secara kesehatan mereka secara berkala," katanya.

Beberapa tenaga medis baik yang bertugas di IGD, Lab hingga di bagian ruang isolasi saat dilakukan rapid test ada yang dinyatakan positif, tetapi setelah di uji swab hasilnya negatif."Yang kerja ya, belum ada yang positif Covid-19 sama sekali," jelasnya.

Samsiran menyampaikan tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19 di wilayah Provinsi Jambi belum ada yang positif Covid-19, kendati demikian mereka setelah bertugas tetap melakukan isolasi."Kalau RSUD Raden Mattaher di LPMP ya, tapi kan bukan hanya di Raden Mattaher saja, se Provinsi Jambi masing-masing juga ada ruangan khususnya juga," ungkapnya.

Samsiran kembali berujar, bahwa pihaknya hanya bisa menghimbau masyarakat saja, selebihnya Ia mengaku susah mau apa yang dikata, karena masih ada yang sibuk beraktivitas diluar rumah bahkan berbelanja."Namanya masyarakat susah juga ya mau apa di kata, ada yang sadar ada yang tidak, ya kan," terangnya.

Ketika disingung bagaimana dengan keadaan batin mereka tenaga medis yang benar-benar bekerja melawan Covid-19 yang barangkali malam ini masih bekerja, Samsiran hanya berbicara seakan lelah."Ya mau diapokan, (semoga sehat terus-red) mudah-mudahan," harapnya.(afm)









loading...