JAMBERITA.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi merilis analisis iklim bulanan serta prakiraan cuaca untuk tiga bulan ke depan pada Senin (24/8/2026). Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi kekeringan selama kurun waktu September hingga Oktober, sebelum memasuki lonjakan curah hujan pada November mendatang.
Forecaster BMKG Provinsi Jambi Adinda Hasna Mufidah, mewakili Kepala Stasiun Klimatologi Provinsi Jambi Darmadi, menjelaskan bahwa evaluasi data pada Juli 2026 menunjukkan sebagian besar wilayah Jambi berada pada kategori curah hujan rendah hingga menengah. Curah hujan kategori tinggi hanya tercatat di sebagian kecil wilayah Kabupaten Kerinci.
"Sifat hujan pada Juli 2026 didominasi kategori Normal dan Bawah Normal. Namun, kategori Atas Normal masih terjadi secara terbatas di beberapa daerah seperti Kerinci, Sungai Penuh, Merangin, Sarolangun, Bungo, Tebo, Batang Hari, Muaro Jambi, Kota Jambi, dan Tanjung Jabung Barat," ujarnya.
BMKG memetakan dinamika curah dan sifat hujan di Provinsi Jambi untuk periode tiga bulan kedepan. Yaitu pada September, Curah hujan didominasi kategori Rendah hingga Menengah.
Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah meliputi Kerinci, Sungai Penuh, sebagian besar Batang Hari, Kota Jambi, Muaro Jambi, serta sebagian kecil Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur. Sifat hujan secara umum Bawah Normal hingga Normal, kecuali sebagian kecil Bungo dan Sarolangun (Atas Normal).
Di Oktober, curah hujan mulai bertransisi meningkat ke kategori Menengah. Meski demikian, potensi hujan rendah masih tersisa di Kerinci, Sungai Penuh, serta sebagian kecil Merangin, Sarolangun, Bungo, Muaro Jambi, dan Batang Hari. Sifat hujan masih didominasi Bawah Normal, dengan potensi Atas Normal di sebagian kecil Bungo, Tebo, dan Batang Hari.
Pada November, terjadi perubahan kondisi iklim yang signifikan. Seluruh wilayah Provinsi Jambi diprediksi mengalami peningkatan curah hujan ke kategori Menengah, yakni berada pada intensitas 100 hingga 300 mm per bulan. Sifat hujan Atas Normal teridentifikasi cukup luas di Batang Hari, Bungo, dan Tebo.
BMKG mengingatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar mengantisipasi dampak perubahan cuaca ini secara terukur dalam beberapa bulan mendatang.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kekeringan selama dua bulan ke depan, serta mengantisipasi potensi genangan air atau banjir saat puncak peningkatan curah hujan di bulan November," pungkas Adinda. (tts)
Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Tangan Padamkan Api
Prakiraan BMKG: Musim Hujan di Jambi Baru Meningkat Signifikan pada November 2026
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk Hingga Level Berbahaya, Nilai ISPU Tembus 317
Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA/SMK dan 12 Pejabat Fungsional Pemprov Jambi
Meriahkan HUT RI ke-81, Pemprov Jambi Gelar Jalan Santai - Gerakan Pangan Murah
Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Tangan Padamkan Api


