JAMBERITA.COM- Ancaman wabah virus corona (Covid-19) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin mengkhawatirkan.
Pasalnya dari data yang dirilis Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Tanjabbar, Taharuddin menyebut terjadi penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang.
Sementara sebanyak 30 orang yang pernah kontak erat dengan klaster Temboro yang masuk kategori orang tanpa gejala (OGT) saat ini sedang dalam proses rapid test.
"Ya, ada penambahan sebanyak 3 orang PDP
saat ini di rawat di RS Suryah Khairuddin, dan OTG sebanyak 30 orang di Kecamatan Tebing Tinggi," terang Jubir Covid-19 Tanjabbar, Taharuddin, Kamis (14/5/20).
Dengan penambahan 3 PDP, maka saat ini total ada 12 orang PDP di Tanjabbar.
"Jadi kita tunggu saja hasil rapid testnya. Insyaallah hari ini atau besok sudah ada hasilnya," ujar Taharuddin.
Perlu diketahui Klaster Temboro merupakan klaster penyebaran virus Covi-19 berasal dari santri Ponpes di Temboro, Magetan, Jawa Timur. (Henky)
Semangat Sinergi, Bupati Anwar Sadat Canangkan Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ke tujuan 2026
Wabup Katamso Lantik 16 Pejabat Manajerial di Lingkungan Pemkab Tanjab Barat
Wabup Katamso Buka TC Kafilah Tanjab Barat, Hadapi MTQ Ke-55 Provinsi Jambi
Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid 19
Dua Pedagang Asal Muaro Jambi Hasil Rapid Tes Reaktif Akan Jalani Uji Swab
Perkuat Pembinaan dan Pengawasan, Kakanwil Kemenkum Jambi Tinjau Notaris Baru di Sarolangun



