JAMBERITA.COM- Melihat realisasi investasi di Provinsi Jambi ditengah pandemi Corona Virus Diease (Covid-19) ternyata masih menunjukkan tren positif.
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jambi Imron Rosyadi membenarkan, bahwa realisasi investasi masih menunjukkan tren positif.
Hal itu terlihat dari capaian realisasi investasi triwulan I tahun 2020 yang mencapai angka Rp1,117 Trilyun dari Rp. 5,2 Trilyun yang ditargetkan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD).
"Dari angka tersebut, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp1,018 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp98,6 Milyar," ungkapnya Selasa (5/5/2020).
Menurut Imron, melihat tingginya realisasi PMDN dibandingkan dengan PMA ini, mengindikasikan tingkat kepercayaan investor lokal atau dalam negeri sudah mulai meningkat untuk berinvestasi di daerah.
"Untuk target kedepan atau triwulan berikutnya, kita masih berharap ada peningkatan, namun melihat kondisi pandemi yang berkembang akhir-akhir ini, kita sangat kwatir target yg telah ditetapkan tidak akan tercapai," terangnya.
Berkaitan dengan itu, Imron mengatakan pihaknya telah mengambil langkah untuk mengidentifikasi dan mendorong perusahaan yang nilai investasinya masih kecil untuk segera direalisasikan dan terus mendorong upaya kemitraan usaha besar dengan UMKM.
"Dalam masa pandemi ini sebagai unit pelayanan, DPMPTSP tetap menyelenggarakan pelayanan, dengan tetap memperhatikan SOP penanganan wabah. kita melaksanakan pelayanan dengan mengurangi tatap muka, tapi secara online," jelasnya.(afm)
Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
SAH: Meski Pahit, Opsi Tak Terima THR Lebih Baik Dari PHK Karyawan
13 Hasil Uji Swab Keluar, Dua Pasien Covid-19 yang Dirawat Masih Postif, Berikut Hasil Lengkapnya
DAU Pemprov Jambi Dipotong 35 Persen, A Fauzi: Itu Berakibat Fatal
Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP
