SAH: Program BKKBN Harus Tetap Berjalan Di Tengah Wabah Corona



Rabu, 22 April 2020 - 06:16:19 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengharapkan ada perubahan bentuk komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah tak terkecuali Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Hal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, wabah COVID-19 telah menyebar hampir di semua daerah di Indonesia, sehingga harus membuat BKKBN mengubah cara komunikasinya dengan penyuluh/petugas lapangan KB (PLKB) dan kader sukarelawan di seluruh Indonesia.

"Protokol kita dalam menghadapi penyebaran virus adalah dengan selalu menjaga jarak, namun penyuluhan Keluarga Berencana (KB) harus tetap berjalan," ungkap SAH di Jambi (21/3) kemarin ketika mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala BKKBN dan Kemenkes RI secara virtual di kediamannya di kawasan Telanaipura. 

Dalam hal ini, SAH meminta BKKBN dan kader penyuluh bisa bekerja dari rumah atau work from home memanfaatkan berbagai media komunikasi yang ada.

"Teman penyuluh KB saya berharap bisa memanfaatkan waktu yang ada dengan work from home, harus tetap aktif dan harus bisa hadir melalui berbagai media komunikasi yang ada, untuk berkomunikasi dan menyampaikan program kepada masyarakat, misalnya melalui WhatsApp group," harapnya. 

Dimana legislator yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi ini mengatakan, suasana wabah atau bencana saat ini harus dibalik menjadi sebuah kesempatan. 

"BKKBN dari pusat sampai ke daerah harus membangun jejaring kerjasama multi level networking. Setelah wabah sudah berakhir, jejaring ini sudah dapat terbentuk kuat sehingga bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran banyak hal."

Selain itu, SAH juga mengharapkan BKKBN bisa mengembangkan konten-konten yang efektif untuk digunakan para penyuluh KB/PLKB dalam mengedukasi kader dan masyarakat melalui media daring terutama selama masa COVID-19.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi