JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dapat memaksimalkan perannya dalam penanggulangan wabah Covid-19 di Indonesia.
"Saya menilai BPOM memiliki perang strategis dalam membantu penanggulangan wabah Covid 19 di Indonesia," ungkapnya.
Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan BPOM RI, Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Perindustrian RI secara virtual (8/4) kemarin.
Menurut Bapak Beasiswa Provinsi Jambi itu, Indonesia kini tengah berjibaku melawan pandemi virus corona atau (covid-19). Kebijakan pemerintah terkait penanganan virus itu dengan melibatkan seluruh elemen bangsa yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 secara nasional yang kemudian turun hingga ke regional.
"Saya minta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) ikut mengambil bagian dalam misi besar tersebut, untuk memastikan ketersediaan logistik berkaitan erat dengan kefarmasian serta edukasi pengawasan alat kesehatan yang digunakan oleh tenaga medis dan kalangan masyarakat," ungkapnya dengan serius di saat rapat.
Dalam uraiannya, SAH mengatakan peranan BPOM di Satgas covid-19 terintegrasi secara nasional dengan koordinasi Satgas yang dimiliki oleh pemerintah, khususnya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kalangan masyarakat.
SAH juga menambahkan bahwa proses pengawasan hingga koordinasi yang dilakukan BPOM harus dilakukan secara massif dilakukan dengan gabungan pengusaha farmasi seperti APL terkait penyediaan alkohol, APD untuk kebutuhan teknis pencegahan.
Selain itu SAH juga meminta BPOM melakukan sosialisasi yang digelorakan secara online terkait pencegahan dini covid-19 di kalangan masyarakat sesuai protokol kesehatan yang dikeluarkan Kementrian Kesehatan.
Dalam hal ini pentolan komisi kesehatan ini menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan selalu mengkonsumsi pangan aman dengan ingat lima kunci kemanan pangan yaitu; jagalah kebersihan, pisahkan pangan matang dan mentah, masaklah dengan benar, jagalah pangan pada suhu aman dan gunakan air dan bahan baku aman.(*/sm)
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor
Sutan Adil Hendra Tegaskan Tekad Jadikan HKTI Motor Penggerak Ekonomi Petani Jambi
Setelah Jemput Pasien Positif 01, Tim Gugus Tugas Sampaikan Jumlah ODP Jambi Turun
Jumpa Pers Soal Pemulangan Pasien Covid-19 di Jambi, IDI Akui Ada Kesalahan


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


