Fachrori Tinjau Dan Berikan APD Untuk Tim Di Perbatasan



Rabu, 08 April 2020 - 19:45:23 WIB



JAMBERITA.COM- Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi yang dalam hal ini Gubernur Jambi Fachrori Umar, Rabu (8/9/2020) meninjau posko terpadu penanganan Covid-19 di perbatasan Provinsi Jambi-Riau, tepatnya di Lintas Timur Km.158 Dusun Kebun, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Fachrori bersama Kapolda Jambi Irjen Pol. Firman Shantyabudi, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto melihat langsung bagaimana tim terpadu yaitu tenaga  medis, TNI/Polri bekerja untuk memeriksa para penumpang bis dan travel yang baru tiba dari luar kota/provinsi.

Posko tersebut merupakan salah satu upaya sebagai proteksi (perlindungan) ketat terhadap penyebaran Covid-19 di perbatasan Provinsi Jambi dengan Provinsi Jambi.

Sesuai protap pecegahan, setiap pengemudi dan kendaraan yang masuk ke Provinsi Jambi langsung diperiksa oleh petugas.  Tahap tahap yang dilalui adalah para petugas dengan menggunakan APD melakukan penyemprotan disinfektan setiap mobil dan para penumpang setelah turun dari bis berbaris di tenda dengan tetap menjaga jarak, setelah itu mencuci tangan, masuk bilik yang disemprotkan cairan disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh, pengisian kartu identitas.

Bagi yang telah melakukan pemeriksaan dan tidak memiliki indikasi terpapar Covid-19 dapat kembali ke bis, sedangkan mereka yang memiliki indikasi terpapar Covid-19, di posko tersebut juga telah disediakan tenda isolasi.

Selain mengecek Tim diperbatasan Fachrori juga menyerahkan bantuan berupa makanan siap saji, lauk pauk, masker, APD, sarung tangan, termometer, makanan bayi, yang diharapkan dapat membantu tim penanganan Covid-19 di perbatasan dan diterima langsug oleh Pemkab Tanjab Barat dan tenaga medis.

"Proteksi ketat di wilayah perbatasan menjadi salah satu upaya untuk menyetop penyebaran Covid-19. Semua kendaraan yang melintas wajib berhenti untuk diperiksa, penumpang dan supirnya, termasuk masyarakat yang melintas batas provinsi tersebut, wajib dicek kesehatannya oleh petugas gabungan. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan suhu badan serta pengecekankesehatan ringan lainnya, dan juga penyemprotan disinfektan. Dengan adanya posko kesehatan di perbatasan ini, masyarakat diharapkan sadar akan pentingnya pengecekan kesehatan, terutama warga yang baru pulang dari perantauan,” jelasnya. (sap)





Artikel Rekomendasi