Soal Pasien Positif Covid-19 Pulang ke Rumah, Direktur RSUD Raden Mattaher Sebut Tidak Tahu



Rabu, 08 April 2020 - 13:01:26 WIB



JAMBERITA.COM- Direktur RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi dr Fery akhirnya angkat bicara terkait kepulangan pasien 01 yang masih dinyatakan positif Corona Virus (Covid-19) ke rumah, Selasa (7/4/2020).

"Pasien itu sebenarnya tidak dipulangkan, pasien itu belum boleh pulang, tapi pasien itu minta pulang paksa ke rumah," ujarnya, Rabu (8/4/2020).

Selanjutnya, kata Fery, awalnya itu tetap tidak dibolehkan oleh dokter ruangan disana. Kemudian pasien marah marah, dan dokter mencari dirinya. "Sebenarnya dalam hal ini saya tidak mengerti, pasien pulang tidak tahu, gitu," terangnya.

Setelah mengetahui pasien pulang ke rumah, Fery mengaku dirinya langsung berkoordinasi dan menjemput langsung pasien ke rumahnya Selasa malam sekitar 21.00 WIB untuk diisolasi kembali di RSUD Raden Mattaher.

Kemudian bersebaran surat pernyataan pasien di Media Sosial (Medsos)

"Itu namanya pulang paksa, (surat perjanjian) dio yang membuat, inisiatif dia sendiri, rumah sakit tidak boleh, karena ini kan masalahnya, masalah masyarakat juga," terangnya.

Jika menurut pengakuan dari orang terdekat pasien itu malah sebaliknya, pihak rumah sakit menghubunginya dan menyatakan pasien sudah boleh pulang sehingga berujung heboh akibat terkesan kurangnya koordinasi terkait dalam penanganan Covid-19.

"Itu kan kalau kita dari management tidak boleh pulang, kalau boleh pulang tidak mungkinlah ada surat itu," sebutnya.

Terkait dengan dokter yang menangani pasien dan menyampaikan kepada keluarga pasien, bahwa pasien sudah sehat secara klinis, Fery malah mengaku tidak mengetahui secara jelas bahkan pasien pulang pun tidak tahu.

"Karena memang tidak belum boleh pulang, tidak ada, cuma minta paksa pulang aja," jelasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi