JAMBERITA.COM - Lembaga survei Indo Barometer mengeluarkan hasil survei yang dilakukan pada 23 - 29 Maret 2020. Hasil survei ini melibatkan 800 responden dengan penggunaan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan kepada hasil 95 persen.
Didalam hasil tersebut secara mengejutkan, petahana Fachrori Umar menjadi calon yang tertinggi hasil surveinya. Padahal, didalam beberapa survei dari lembaga lain yang keluar menempatkan Fachrori Umar berada di peringkat 4 atau 5 terhadap elektabilitas.
Lebih rinci, hasil yang didapat oleh FU ini sendiri berada diangka 17.1 persen pada pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup sebesar 27.6 persen. Dibawahnya tetap ada nama Cek Endra, Sy Fasha, Al Haris dan Safrial.
Belum lagi tingkat keterkenalan dan kesukaan masyarakat cukup tinggi. Suami Rahima ini berada diangka 98.6 untuk tingkat keterkenalan serta berada diangka 90.4 tingkat kesukaan. Hanya saja, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Jambi ini hanya berada diangka 50.4 persen saja.
Namun, dari sisi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Fachrori Umar sebagai Gubernur Provinsi Jambi sangat rendah. Yakni hanya sebesar 50,4%. Sedangkan yang tidak puas 26,8%. Tidak tahu/tidak jawab 22,9%.
“Dari distribusi tingkat kepuasan, pemilih yang merasa puas akan memilih Fachrori Umar untuk kembali menjadi Gubernur Jambi. Sedangkan masyarakat yang merasa tidak puas lebih banyak menjatuhkan pilihannya kepada Cek Indra,” ujar Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli.
Hadi menambahkan, posisi Fachrori Umar sebagai incumbent dinilai lemah sebab tingkat masyarakat untuk menginkan kembali Fachrori Umar menjadi Gubernur Jambi periode 2020-2024 hanya sebesar 29,1%, tidak menginginkan sebesar 34,9% dan tidak tahu atau tidak jawab sebesar 36%.
“Tingkat tidak menginginkan kembali masyarakat Jambi terhadap Fachrori Umar untuk menjadi Gubernur lebih tinggi jika dibandingkan dengan masyarakat yang menginginkan incumbent menjabat lagi, ini posisi yang tidak bagus,” tutur Hadi.(am)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Mahasiswa Kehutanan UNJA Kenalkan 'Hutan Ajaib di Tepi Laut' ke Siswa SMPN 17 Kota Jambi
PTUN Tolak Gugatan Raja Indra, Prof Bahder: Yang Bermasalah Penetapan Calegnya Bukan Hasil Pemilu
Gugatan ke KPU Sarolangun Lanjut, Raja Indra Ajukan Banding ke PT TUN Medan


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



