JAMBERITA.COM- Juru bicara Covid-19 Taharuddin memastikan dalam tubuh pasien dalam pengawasan (PDP) terdapat gejala virus. Hanya saja belum dapat dipastikan apakah virus corona (Covid-19) atau virus yang lain.
"Dari hasil rapid test selama sekitar 7 hari baru terlihat hasilnya kemarin ada anti bodi terhadap virus di tubuh pasien," terang Juru Bicara (Jubir) Covid-19, Taharuddin saat menggelar konferensi pers di Gedung Pola Kantor Bupati, Rabu (8/4/20).
Sebelum ditetapkan sebagai PDP, Taharuddin mengatakan pasien berstatus orang dalam pemantauan (ODP).
Untuk memastikan pasien positif corona, saat ini tim sedang meluncur dari kota Jambi menuju Kota Kualatungkal untuk dilakukan swab.
"Tim sedang dalam perjalanan menuju Kualatungkal dan akan dilakukan swab oleh tim hasilnya seminggu baru diketahui," jelas Taharuddin.
Perlu diketahui, Rapid test corona hanya bisa digunakan sebagai skrining atau penyaringan awal.
Sementara itu untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi COVID-19, hasil pemeriksaan swab lah yang digunakan. (Henky)
Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Perubahan Atas Perda Pajak dan Retribusi Daerah Tanjabbar
Bupati Anwar Sadat: Pariwara Kreatif, Perkuat Pesan Budaya Antikorupsi Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Penting di Lingkup Pemkab Tanjab Barat
Dipimpin Bupati Merangin Al Haris, Ini 15 Putusan Rakor Satgas Corona
Keluhkan Sesak dan Baru dari Jakarta, Perempuan 47 Tahun di Tanjabbar Dirawat Sebagai PDP
Setiap ASN Wajib Sumbangkan 20 Masker Untuk Penanganan Covid-19
Kakanwil Kemenkum Hadiri Seminar Wamenko di UNJA, hingga Singgung Keberhasilan Posbankum
