JAMBERITA.COM- Wakil Ketua DPRD Batanghari Hi. Yunninta Asmara, SH menegaskan pihaknya menolak isu-isu SARA ataupun narasi kebencian yang coba dimainkan pihak - pihak tertentu dalam Pilkada Batanghari 2020.
Pernyataan ini disampaikan Yunninta saat bertemu dengan sejumlah jurnalis di di bandara Sultan Thaha (4/3/2020) kemarin.
“Saya selalu katakan pada tim dan relawan jangan ada isu-isu SARA, pengkotak-kotakan atau ujaran kebencian pada Pilkada Batanghari 2020. Karena Pilkada ini hak masyarakat dari semua suku, agama dan latar belakang, semua untuk membangun Batanghari,” ungkapnya.
Yunninta menyebutkan, laporan tim nya dibawah ada narasi - narasi yang berbau SARA yang coba dikembangkan pihak - pihak tertentu di Pilkada Batanghari, seperti isu bukan orang asli, isu gender dan lain sebagainya. Namun istri dari Bupati Batanghari Syahirsah ini mengaku tetap memandang jernih isu tersebut, dan berpesan pada pendukungnya untuk tidak memberi reaksi atas isu yang bisa memecah bela tersebut.
Sehingga dirinya dan tim memprotes pihak - pihak yang memainkan isu, karena kita semua harus mendukung terciptanya suasana pilkada yang kondusif.
Diketahui mengedepankan isu SARA pada Pilkada merupakan hal yang dilarang oleh undang-undang. Hal ini karena isu tersebut rawan menimbulkan gesekan ditengah masyarakat. Atas dasar inilah Yunninta mengajak semua pihak untuk mewujudkan Pilkada Batanghari yang damai dan bermartabat.(*/sm)
Warga Pemayung ini Sebut Nomor Urut Satu Bagi Paslon Yuninta-Mahdan Simbol Kemenangan
Dukungan Tak Terbendung, Warga Desa Rawa Mekar Teriakkan Yunninta-Mahdan Harga Mati
Gelar Rapimwil 8 Maret, Gelora Akan Tentukan Arah Dukungan Pilkada Serentak Jambi
Yunninta : Visi Batanghari Unggul Jadikan Kampung Kita Daerah Penyangga Yang Kompetitif


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


