Rakor Camat se Provinsi Jambi Tumbuhkan Budaya Anti Pungli



Kamis, 05 Maret 2020 - 10:19:20 WIB



JAMBERITA.COM- Satgas saber Pungutan Liar (Pungli) Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan pada sektor perizinan tingkat kecamatan se Provinsi Jambi, Rabu (4/3/2020).

Dimana kegiatan tersebut berlangsung di ruang Pola Kantor Bupati Bungo dengan mengusung tema menumbuhkan budaya anti pungli melalui komitmen dan integritas yang kuat.

Ketua UPP Provinsi Jambi melalui AKBP Mardiono SIK mengatakan pada sektor pelayanan publik adalah unsur yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup, sosial dalam masyarakat luas.

“Dewasa ini kualitas pelayanan publik menjadi bahasan yang penting dalam penyelenggaraan pelayanan termasuk pada organisasi atau institusi pemerintah sebagai lembaga pelayanan publik,” katanya.

Negara menjadi sistem pemerintahan menjadi tumpuan pelayanan warga negara dengan memperoleh jaminan atas hak haknya, karena memperoleh kualitas pelayanan atau servive quality akan menjadi penting.

“Lembaga atau organisasi pemerintah akan dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat mendorong dan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

"Pelayanan atau aparat pemerintahan harus selalu pro aktif dan cermat dalam mengantisipasi para Diktator untuk memasuki daerah kita agar pelayanan publik mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bergerak humanisme,” jelasnya.

Sementara itu hal senada dikatakan oleh Ketua UPP Saber Pungli Kabupaten Bungo Kompol Yudha Pranata yang mengatakan dengan adanya Rakor ini bisa berupaya pencegahan pungli pada sektor perizinan oleh tingkat kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Bungo.

“Kita sudah berupaya dengan mengadakan sosialisasi di bidang pencegahan dan juga ada pengawasan dimana masing-masing Pokja saber pungli, baik itu Pokja pengawasan dan Pokja penindakan kita sudah turun,” terangnya.

“Terutama di sektor pencegahan, kita sudah melakukan sosialisasi dan penyuluhan supaya praktek-praktek pungli bisa diminimalisir atau ditiadakan lagi,” tambahnya.

Untuk saat ini kata Yudha belum ada yang melakukan pidana untuk Saber Pungli dan belum ada laporan dari masyarakat, karena pihaknya sudah impact dan intens secara rutin sebagai bentuk pencegahan.

"Dimana khusus Pokja pencegahan wilayah Kabupaten Bungo berdasarkan hasil track recordnya Kabupaten Bungo peringkat pertama untuk kegiatan pencegahan saber pungli ini," jelasnya.

Rokor tersebut diikuti seluruh Camat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu se Provinsi, mulai dari Kabupaten Sarolangun, Merangin, Kota Sungai Penuh, Kerinci dan Kabupaten Tebo.(afm)





Artikel Rekomendasi