JAMBERITA.COM – Sebelum melaksanakan Konferensi Wilayah (Konferwil), Kepengurusan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jambi, mendapat kritikan dari Kaukus Anak Muda NU Jambi.
Salah satu Kaukus NU Jambi, Afriyoga Felmi menilai, bahwa Kepengurusan NU saat ini belum begitu maksimal membawa NU Jambi kearah yang lebih baik.
Menurut Afriyoga, PWNU hanya berkutat kepada kegiatan yang sifatnya seremonial yang secara subtansinya tidak bersentuhan secara langsung dengan Jam’iyah.
“Yang sudah dilakukan mungkin ada, akan tetapi sebagai organisasi yang mempunyai jama'ah paling besar seharusnya NU dapat memanfaatkan sumber daya yang ada baik itu SDM maupun kekuatan kekuatan lain, yang berafiliasi dengan NU dari berbagai bidang,” katanya.
“Kami berharap setidaknya, kepada pengurus PWNU Jambi yang katanya tidak lama lagi akan melaksanakan Konferensi Wilayah atau pemilihan ketua baru untuk memikirkan hal ini,” Afriyoga.
Mantan Ketua Umum Pengurus Kordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Provinsi Jambi itu juga menegaskan, bahwa PWNU kedepan jangan sampai ditunggangi oleh kepentingan politik.
NU memerlukan pemimpin yang visioner dan mampu merangkul semua kalangan.
“NU itu ormas besar, NU tidak boleh ditunggangi kepentingan politik dan perlu Figur pemimpin yang visioner dan mampu untuk merangkul umat,” katanya.
Sebegai generasi muda NU, Afriyoga berharap agar Konferwil yang akan datang bukan hanya sebatas formalitas pergantian kepengurusan saja, akan tetapi NU yang memiliki visi dan konsep membangun NU Jambi ke arah yang lebih baik lagi.
“Harapan kami, kedepan NU harus memiliki visi yang jelas untuk membangun NU sesuai dengan khittahnya. NU tidak boleh dikooptasi oleh segelintir orang tetapi harus merangkul semua jam'iyah nahdliyin,” harap Afriyoga.(*/sm)
Sidang Kasus Bahan Kimia Perumda Tirta Mayang: Eksepsi Terdakwa Heri Seret Nama Milasari Listya Dewi
Eksepsi Kasus Perumda Tirta Mayang Digelar, PH Sebut Dakwaan JPU Kabur & Hasil Audit BPKP Tidak Sah
Sidang Kasus Perumda Tirta Mayang Jambi : PH Mustazal Nilai Dakwaan JPU Kabur dan Salah Alamat
Datang ke Jambi, PWNU se-Sumatera, Kalimantan, dan Banten Minta KH Said Aqil Siradj Maju Lagi
Boyong Pengurus NU se-Sumatera, Kalimantan, dan Banten, Ketua PBNU Silaturahmi di Jambi
Enam Orang Diamankan Atas Kasus Narkotika, Satu Di Antaranya ASN Di Tanjabtim
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

