JAMBERITA.COM- Luhut Silaban yang hadir sebagai saksi pada persidangan Supardi Nurzain, Gusrizal, dan Elhelwi menyebutkan bahwa dirinya tidak pernah berhubungan dengannya karena berbeda komisi. Termasuk juga mengenai uang yang didapat oleh mereka.
"Kami sendiri terima uang itu sebenarnya tidak tahu untuk apa, karena saat itu pembahasan berjalan lancar. Kami dapat dari Kusnindar sebesar Rp. 100 Juta karena sebelumnya ditanya alamat rumah dan dapatkan ditepi jalan," katanya, Kamis (13/2/2020).
Ia menyebutkan, untuk yang kedua diberikan di lobi Kantor DPRD Provinsi Jambi dan angkanya Rp. 100 Juta. Uang yang diterima ini sudah pihaknya kembalikan kepada KPK.
"Untuk 2017 saja yang terima yang mulia. Untuk 2018 saya tidak terima lagi, dan saya tidak pernah ikut dengan yang lain termasuk kejadian di komisi yang lain," sebutnya.
"Saya juga tidak semuanya mengetahui apa yang terjadi, karena bisa ada yang saya tahu dan ada yang tidak saya tahu. Banyak rahasia dan juga kelompok-kelompok di DPRD tersebut," tambahnya. (am)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Uang 300 Juta Diterima, Rudi Sebut Belum Tahu Mau Dipakai Apa


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



