JAMBERITA.COM - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memiliki mahasiswa asing saat ini sebanyak 132, dan target menambah mahasiswa asing sebanyak 754 orang, maka UIN STS Jambi dapat segera menjadi kampus internasional. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA., saat membuka rapat kerja UIN STS Jambi di Lumire Hotel Jakarta, Kamis (23/01/2020).
Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh UIN STS Jambi, diantaranya Pertama peningkatan akreditasi program studi yang tidak hanya pada akreditasi lokal akan tetapi akreditasi internasioanal, ia sangat mengaharap persiapan ini harus mulai memfokuskan dan dirancang paling tidak ada dua atau lima prodi terakreditasi Internasioanl oleh lembaga akreditasi internasional, jika ini tercapai tentu nilai jual sangat tinggi dan membanggakan bagi kita
Kedua kita mengharap projek SBSN benar-benar mejandi instrument startegis fower full mentranspormasikan UIN Jambi secara pundamental, dengan alokasi anggaran yang cukup besar diatas 500 milyar cukuplah kita jadikan wasilah, sarana dan instrument untuk mentranspormasi suber daya, tata kelola, kelembagaan,prodi dan institusinya sebagai wadah pengabdian kita untuk bertranspormasi berclass pada level lokal, nasional maupun internasioanl.
Ketiga kita mengharap UIN Jambi lima atau sepuluh tahun kedepan menjadi kampus 20 atau 30 terbesar terbaik di Indonesia, ini tentu melalui indikator yang terukur dan sistimatis, kita melihat rektor UIN Jambi Prof Su’aidi mempunyai semangatnya luar biasa, melalui barbagai kerjasama yang dilakukan ini tentu menjadi modal untuk mengatarkan UIN Jambi Go Internasional, kita melihat kampus-kampus maju di Indonesia seerti ITB, UGM dan UI dan lain mesalnya, mereka sudah mempunyai rata-rata 50% prodi berakriditasi A.
UIN Jambi harus menjadikan akselerasi guru besar program utama kedepannya.akselerasi guru besar paling tidak jika UIN Jambi 42 Prodi maka guru besarnya menimal 42 guru besar artinya masing – masing prodi satu guru besar dengan cara memberi kesempatan para calon guru besar melakukan penelitian dan seminar-seminar yang mendorong percepatan akselerasi guru besar di UIN STS Jambi.
“Dengan jumlah prodi sebanyak 42, dan hanya 4 prodi saja yang terakreditasi A, dan guru besar sebanyak 15 orang, itu kurang ideal. Minimal tiap prodi memiliki satu guru besar, dan bayangkan jika prodi dipimpin guru besar, tentu prodi akan berkembang dengan baik,” ungkapnya.
Ditengah ratusan peserta yang mengikuti rapat kerja Direktur Pendis juga menyampaikan pentingnya memakasimalkan pentingnya peran alumni dalam meningakatkan mutu UIN STS Jambi kita mengaharap peran alumni dapat meningkatkan kualitas kamupus UIN STS Jambi. (*/am)
Menembus Keterbatasan, Merawat Integritas: Kisah Inspiratif Prof. Zarkasi Raih Puncak Akademik UNJA
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!
Menkomdigi tegaskan LKBN ANTARA jadi garda terdepan jaga fakta & integritas informasi di era digital
Melalui Pelatihan Manajemen Sekolah, Kepsek di Tebo Akan Terapkan Merdeka Belajar
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



