JAMBERITA.COM - Erwan berdebat dengan Indra Armendaris selaku Penasihat Hukum Elhelwi.
Perdebatan itu muncul hanya karena satu kata memaksa. "Kami meminta penjelasan mengenai kata memaksa, karena ini konotasinya menyudutkan klien kami," tanya Indra, Kamis (23/1/2020).
BACA: Pimpinan DPRD Minta Fee 2 Persen Untuk Jalan Layang, Erwan Dipesan Anggota Jangan Tahu
Erwan menyebutkan bahwa saat itu ditelpon oleh Saifuddin untuk meminta persetujuan bahwa Elhelwi meminta surat tersebut sebagai jaminan. Dirinya juga menelpon Elhelwi dan mendapatkan jawaban yang sama. "Saifuddin menelpon dalam rangka meminta izin untuk membuat surat yang diminta," jawab Erwan.
BACA: Dicerca Hakim Masalah Uang Ketok Palu, Zola: Kami Sudah Dipenjara
Indra menyebutkan bahwa jangan menyimpulkan hal seperti itu. Bahwa Saifuddin didalam persidangan sebelumnya tidak pernah menyebutkan bahwa Elhelwi memaksa membuat pernyataan tersebut. (am)
Kemenkum Jambi Ikuti Virtual ‘Policy Talks 2026’ Kanwil Riau
Kakanwil Kemenkum Jambi Hadiri Pembukaan PKN Tingkat II dan PKA 2026
Audiensi Bersama Sekretariat DPRD Sarolangun, Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Penguatan JDIHN
Pimpinan DPRD Minta Fee 2 Persen Untuk Jalan Layang, Erwan Dipesan Anggota Jangan Tahu
Zumi Zola Ungkap Beberapa Nama yang Minta Proyek Langsung ke Dirinya
Zola Sempat Sampaikan ke Pimpinan DPRD jika Tak Punya Uang Bayar Uang Ketok Palu
Kemenkum Jambi Ikuti Virtual ‘Policy Talks 2026’ Kanwil Riau
