Belum Sampai Dua Minggu, Si Jago Merah Kembali Membara Di Rantau Rasau



Jumat, 17 Januari 2020 - 13:47:28 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Dalam kurun waktu Delapan hari, Dua musibah kebakaran melanda Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Sebelumnya pada tanggal 9 Januari 2020 lalu musibah kebakaran ini menghanguskan rumah milik Nanak Suprianak (50), warga SK 25, Dusun Sri Rejeki, RT 21, Desa Rantau Jaya.

Hari ini si jago merah kembali berkobar di SK 17, Pasar Pelita, RT. 01, Dusun 01, Desa Bangun Karya, Kecamatan Rantau Rasau. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 02.40 wib ini menghanguskan Dua rumah milik Surati (42) yang berprofesi sebagai kepala PAUD Mutiara Hati dan Rahmawati (42).

Zaimar, tetangga korban yang pertama kali mengetahui kejadian ini mengatakan, sekitar pukul 02.40 wib dirinya yang sehari-hari berjualan kue baru selesai membuat kue dan menuju ke bagian luar belakang rumahnya untuk mencuci tangan.

Tiba-tiba dirinya dikejutkan dengan ada api yang telah membakar dinding samping kanan rumah berbahan kayu milik korban Surati. Dengan spontan korban langsung berteriak dan meminta tolong warga sekitar.

"Pas saya lagi cuci tangan, saya melihat ada api yang sudah membakar dinding rumah ibu itu. Terus saya langsung teriak (kebakaran-kebakaran). Warga yang mendengar teriakan saya langsung datang untuk membantu memadamkan api," ujar saksi.

Selain itu, Kabid Damkar Tanjabtim M. Nasir saat di wawancarai mengatakan, pada saat kejadian anggota Damkar Kecamatan dibantu anggota Polsek Rantau Rasau dan juga warga sekitar bahu membahu memadamkan api yang membakar rumah korban.

"Anggota kita yang berada di Pos Damkar yang berada tidak jauh dari Pasar Pelita langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api menggunakan alat pemadam Damkar Kecamatan. Sekitar pukul 04.30 api dapat dipadamkan anggota kita di bantu pihak kepolisian dan warga sekitar," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Rantau Rasau Iptu Nelson Hariansyah Hasibuan menjelaskan, pada saat kejadia, korban atas nama Surati beserta keluarganya tengah berada di Jambi dan kondisi rumah dalam keadaan kosong.

Dengan kondisi bangunan yang terbuat dari kayu, menyebabkan api dengan cepat membakar rumah korban Surati dan juga turut menyambar rumah milik Rahmawati yang berada di belakangnya.

Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait musibah kebakaran ini dengan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi-saksi yang ada.

"Untuk korban jiwa tidak ada. Barang bukti yang kita amankan dari lokasi kejadian yaitu berupa kayu bekas bangunan yang terbakar, tabung gas, amper listrik dan seng sisa kebakaran di lokasi. Kita belum bisa memastikan penyebab awal terjadinya kebakaran ini, dugaan sementara api ini muncul akibat konsleting listrik di rumah milik Surati yang pada saat itu kondisinya sedang kosong. Untuk kepastiannya kita masih menunggu hasil penyelidikan dari tim yang bertugas menangani kasus ini," pungkas Kapolsek. (hrd)









loading...






Dewan Akhirnya Sahkan APBDP 2020

Dewan Akhirnya Sahkan APBDP 2020

Sabtu, 26/09/2020 12:23:48